baliho milik caleg Partai Berkarya, Zulkifli menjadi sasaran perusakan oknum tak bertanggungjawab/Rusli
#

Perusakan APK Caleg Marak, Panwas Selidiki Pelakunya

Jumat, 04 Januari 2019 | 14:25 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM — Perusakan alat peraga kampanye (APK) di Kabupaten Gowa cukup marak belakangan ini. Beberapa baliho milik calon legislatif (caleg) tertentu dirusak oleh orang tidak dikenal (OTK).

Ironisnya, baliho caleg yang dirusak itu kebanyakan berada di titik zona yang ditetapkan penyelenggara. Perusakan baliho caleg itu tersebar dibeberapa lokasi. Salah satunya di Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Parangloe, Pattallassang, Bontomarannu dan Manuju.

Di Dapil ini, baliho milik caleg Partai Berkarya, Zulkifli menjadi sasaran perusakan oknum tak bertanggungjawab. Baliho caleg nomor urut 2 yang dipasang di dekat pertigaan antara Poros Malino dan Pattallassang, Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe ditemukan robek.

Zulkifli saat dihubungi mengaku sudah mengetahui dan telah turun melihat kondisi balihonya yang dirusak. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu memperkirakan, baliho miliknya itu dirusak pada malam pergantian tahun, Selasa, 1 Januari 2018.



“Kemungkinan besar dirusak saat malam tahun baru. Mengenai alasan pelaku merusaknya saya kurang tahu,” tutur Zulkifli, Kamis, 3 Januari 2019.

Yang aneh, lanjut Zulkifli, hanya balihonya saja jadi sasaran perusakan. Baliho caleg lainnya aman-aman saja. “Iya ini juga jadi pertanyaan. Di lokasi itu kan terpasang banyak baliho caleg. Tapi koq hanya baliho saya yang dirusak,” ungkapnya.

Zulkifli sendiri belum melaporkan perusakan balihonya itu ke pihak Panwaslu. Meski demikian, Ia tetap menyayangkan kejadian itu.

Terkait perusakan baliho sejumlah caleg, pihak Panwaslu Kecamatan Parangloe sudah menyikapinya. Mereka sementara tengah menyelidiki siapa oknum pelakunya. “Sementara kita selidiki ini,” aku Indra Wijaya, Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Panwaslu Parangloe.

Indra juga sudah turun langsung mengambil dokumentasi kondisi baliho caleg yang dirusak. Selanjutnya dibuatkan laporan untuk kemudian diteruskan ke Bawaslu kabupaten. “Sudah saya buatkan laporannya. Termasuk baliho milik caleg PAN, Zakir Lengu. Semua laporan itu diteruskan ke Bawaslu kabupaten,” katanya.

Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto yang dihubungi terpisah menyebutkan sampai saat ini sudah ada beberapa caleg dan parpol yang melaporkan balihonya dirusak. Pelapor itu diantaranya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Selain PKS, sebelumnya tim caleg Partai Demokrat, Hj Mussadiyah Rahim juga melaporkan balihonya dirusak di wilayah Kecamatan Manuju.

“Tapi semua laporan perusakan baliho caleg itu tidak bisa dilanjutkan ke ranah hukum karena tidak cukup bukti formil dan meterilnya,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA