Udin, PKL di Jl Masjid Raya Makassar, Jum'at (11/1/2019)/Fadillah Bahar/GOSULSEL.COM

“Kita Bongkar Sendiri Lapaknya. Mau Diapa, Kalau Mereka yang Bongkar Nanti Hancur” Curhat Udin, PKL di Masjid Raya

Jumat, 11 Januari 2019 | 17:35 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pasca relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke kawasan Kuliner Kanre Rong ri Karebosi, Jalan RA Kartini, kondisi Jalan Masjid Raya diakui lebih bersih dan lebih terang. Meskipun tumpukan sampah bekas kios PKL masih berserakan di pinggir jalan.

“Setelah pembongkaran kemarin, saya lihat sudah sangat cerah,” ujar Udin, eks PKL saat ditemui membersihkan bekas lapaknya di Jalan Masjid Raya, Jum’at (11/1/2019).

Meski begitu, kata Udin, berjualan di tempat sebelumnya lebih mendatangkan banyak keuntungan daripada harus berjualan di kawasan kuliner.

“Kalau dibandingkan di sini, lebih bagus juga di sini. Tapi karena kita serentak tidak boleh jualan di sini ya mau bagaimana lagi. Kita juga tidak bisa melawan,” curhatnya.



Sisa lapakan di Jl Masjid Raya Makassar

Udin juga menambahkan bahwa dirinya belum mulai berjualan di Kanrerong ri Karebosi. Pasalnya seluruh barang dagangan belum dipindahkan semua serta fasilitas seperti listrik dan air belum maksimal.

“Kita bongkar sendiri lapaknya. Mau diapa, kalau mereka yang bongkar nanti hancur. Jadi lebih baik kita yang bongkar sendiri supaya ada yang bisa diamankan,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA