Komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sulsel melakukan kunjungan ke Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sulsel, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (15/1/2019)

Bawaslu Sulsel Kunjungi Kapolda, Ini yang Dibahas

Selasa, 15 Januari 2019 | 23:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Komisioner Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sulsel melakukan kunjungan ke Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sulsel, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (15/1/2019).

Hadir dalam kunjungan tersebut mawakili Bawaslu Sulsel, yakni Azry Yusuf, Saiful Jihad, Dr. Adnan Jamal, Amrayadi, Asradi dan Hasmaniar Bachrun. Mereka diterima langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Umar Septono.SH., MH.

Komisioner Bawaslu Sulsel Koordinator Divisi Penindakan, Azry Yusuf menyampaikan, terkait hasil tugas Pengawasan Pilkada dan Pengawasan Pemilu Legislatif serta Pilpres yang sementara berjalan.

Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel ini juga menyampaikan, bahwa Bawaslu Sulsel, berdasarkan penilaiaan dari lembaga independen yang ditunjuk Bawaslu RI, menetapkan untuk kategori penanganan pelanggaran dan penindakan, kategori penyelesaian sengketa serta kategori terbaik di Indonesia.



“Penghargaan ini tentu tidak lepas dari dukungan Kapolda Sulsel dan jajarannya, khususnya yang ditugaskan di Sentra Gakkumdu di Bawaslu. Untuk itu, atas nama lembaga Bawaslu Sulsel mengucapkan terima kasih atas dukungan Polda Sulsel dalam tugas penegakan hukum dan support keamanan yang diberikan selama ini,” kata Azry.

Dia juga menyampaikan progres penanganan pelanggaran yang telah ditangani Bawaslu Sulsel dan jajaran Bawaslu di Kabupaten/Kota, khususnya dalam tahapan Pemilu 2019.

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Drs. Umar Septono.SH., MH menyambut baik kunjungan Bawaslu Sulsel. Umar juga menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya maksimal yang dilakukan oleh Bawaslu Sulsel dan jajarannya dalam mengawal proses demokrasi, baik pada tahapan Pilkada Serentak 2018, maupun pada tahapan Pemilu 2019 ini, khususnya atas berbagai prestasi dan penghargaan yang diperoleh dalam tugas-tugas pengawasan, penindakan dan penyelesaian sengketa.

Lebih lanjut dia banyak berbagi tips dan strategi untuk memaksimalkan tugas pencegahan, serta pentingnya ketegasan dalam melakukan penindakan atas pelanggaran aturan dan norma.

“Model pencegahan yang berbasis kearifan lokal, pendekatan keagamaan dan kepedulian pada masyarakat, menjadi sangat ampuh untuk menyadarkan masyarakat tentang apa yang semestinya dilakukan, tetapi seiring dengan itu, menegakkan aturan secara tegas juga penting untuk membangun kepercayaan publik,” kata Umar.(*)


BACA JUGA