Ketua DPC PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika

BBT Minta NA Minta Masukan DPRD Tentukan Pj Wali Kota Makassar

Selasa, 15 Januari 2019 | 18:23 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Masa jabatan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto terhitung tinggal tiga bulan lagi. Danny akan berhenti sebagai Wali Kota Makassar pada tanggal 9 Mei 2019.

Praktis Gubernur Sulsel akan menunjuk pelaksana jabatan (Pj) Wali Kota Makassar. Pj ini akan menjabat sekitar 17 bulan. Pasalnya Pilwali Makassar akan digelar pada tahun 2020 mendatang.

Jelang penunjukan Pj Wali Kota, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) angkat bicara. Dia berharap kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk meminta masukan dewan sebelum menunjuk Pj.

“Terkait dengan Pj Wali Kota Makassar yang kira-kira kalau kita hitung-hitung dari sekarang, pak Danny kurang lebih lagi tiga bulan yah. Kami berharap kepada pemerintah, dalam hal ini pak Gubernur Sulawesi Selatan, pak Nurdin Abdullah untuk menempatkan Pj Wali Kota Makassar, kalau menurut hemat saya, pak Nurdin Abdullah betul-betul arif dan bijaksana,” kata BBT, akronim nama Busranuddin Baso Tika di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (15/1/2019).



“Saya yakin bahwa beliau akan meminta semacam input-input dari DPRD Kota Makassar,” lanjutnya.

Input yang dia maksud, kata BBT agar calon Plt Wali Kota Makassar merepresentasikan keinginan masyarakat Makassar. Olehnya dia berharap agar Nurdin Abdullah menerima masukan DPRD Makassar.

“Karena bagaimanapun juga, pemerintah bisa berhasil kalau bersinergi dengan DPR dam tentu juga rakyatnya. Jadi saya sangat berharap pak Gubernur, meminta dengan arif dan bijaknya, minimal mendengar input-input dari DPR siapa nanti yang akan ditunjuk menjadi pelaksana Wali Kota Makassar,” harapnya.

Menurutnya hal itu sangat penting, karena kekosongan jabatan yang terbilang lama, yakni sekitar 17 bulan. Dilanjutkan BBT setelah pemilihan kemungkinan ada masa sanggah sekitar 3 bulan, sehingga akan terjadi kekosongan sekitar 20 bulan.

“Tidak ada visi dan misi Wali Kota terpilih. Sehingga kita sangat berharap Pj yang ditunjuk nanti itu adalah, kalau kasar-kasarnya pak Gubernur menerima input dari DPRD. Supaya kita bisa bersinergi,” tandasnya.(*)


BACA JUGA