Aksi Joget Prabowo Kala Debat Capres-Cawapres Pilpres Tadi Malam
#

“Bukan Isi Kepala”, Giliran Kubu Prabowo-Sandi Sebut Jokowi Baca Naskah Saat Debat

Jumat, 18 Januari 2019 | 23:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Partai koalisi pendukung pasangan calon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno menyebut bahwa Capres 01, Joko Widodo tidak memiliki narasi ataupun diksi yang baik saat debat kandidat perdana kemarin.

Partai Gerindra, melalui juru bicara Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief mengatakan paslon nomor 01 membaca naskah saat debat, sehingga bisa dikatakan tak ada yang murni hadir dari isi kepalanya.

“Saya tidak melihat ada pilihan diksi ataupun narasi yang baik dari Paslon 01 karena membaca, bukan isi kepalanya, tapi isi kepala orang lain yang ditulis lalu diminta dibacakan,” kata Sawal, Jumat (18/1/2019).

Dari pilihan diksi dan narasi, Sawal klaim mengunggulkan pasangan Prabowo-Sandi. Alasannya lantaran tidak menggunakan naskah dan murni dari isi kepala.



“Penggunaan diksi dan narasi yang baik dan sebenarnya adalah apa yang dipikirkan oleh otak lalu diucapkan oleh mulut dengan retorika dan ekspresi yang seimbang, seperti yang diperlihatkan Prabowo-Sandi,” jelasnya.

Lebih jauh dia mengklaim semua segmen diungguli oleh Prabowo – Sandi. “Hasilnya 02 untuk kemenangan Prabowo-Sandi,” ucap Sawal.

Menurut dia, Prabowo-Sandi paling siap dengan program dan rencana kerja untuk lima tahun ke depan.

“Setelah dilantik sebagai presiden dan wakil presiden, kongkrit masalah HAM, terorisme, soal hukum dan korupsi. Kalau kandidat lain tidak bisa bicara banyak, karena telah terjadi pelanggaran HAM dimana – mana, terjadi persekusi terhadap beberapa warga negara yang tidak bersalah,” ujar Caleg DPRD Kota Makassar ini.

Lanjutnya, “Tidak hanya itu saja, dia juga menilai korupsi terjadi di mana-mana. Hukum tebang pilih, tajam ke atas tumpul ke bawah,” demikian Sawal.(*)