Komisioner KPU RI, Viryan Azis, didampingi KPUS Sulsel mengecek langsung proses pencetakan surat suara pemilu 2019 di percatakan PT Adi Perkasa Makassar, Minggu (20/1/2019)

77 Juta Surat Suara Pemilu Mulai Dicetak di Makassar

Minggu, 20 Januari 2019 | 14:32 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Surat suara untuk Pemilu 2019 mulai dicetak serentak hari ini, Minggu (20/1/2019). Surat suara tersebut akan dicetak bersamaan di 35 lokasi oleh enam perusahaan, yakni lima konsorsium dan satu perseoran perseroan terbatas.

Salah satu perusahaan yang menang tender adalah PT Adi Perkasa Makassar. Perusahaan yang terletak di Jalan Adipura, Kota Makassar, Sulsel ini menjadi tempat percetakan perdana atau kick off yang didatangi langsung oleh komisioner KPU RI.

Komisioner KPU RI, Viryan Azis mendatangi langsung percetakan PT Adi Perkasa Makassar. Viryan didampingi oleh sejumlah komisioner KPU Sulsel beserta staf dan Komisioner Bawaslu bersama staf.

Kick Off pencetakan surat suara ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Virya. Selanjutnya pencetakan mesin dinyalakan dan pencetakan langsung dimulai.



“20 Januari 2019, mulai pukul 11 kurang lebih, kita mulai pencetakan perdana surat suara untuk Pemilu 2019. Jadi akan dicetak di beberapa titik di Indonesia. Pencetakan surat suara di dalam negeri, bukan di luar negeri,” kata Viryan.

Sebanyak 939.879.651 total keseluruhan kertas suara yang dicetak di seluruh Indonesia. Untuk PT Adi Perkasa Makassar hanya mencetak 8,2 persen alias 77.054.270 surat suara.

“Jumlah surat suara yang dicetak sebanyak 939 juta surat suara. Dimulai hari ini dan nanti akan dilanjutkan pendistribusian ke seluruh daerah di Indonesi, dan diprioritaskan kepada daerah yang jauh seperti Papua,” ucap Viryan.

“Kalau disini (PT Adi Perkasa Makassar) kurang lebih 78 juta lembar surat suara yang dicetak untuk 8 Provinsi,” imbuhnya.

8 Provinsi itu adalah Gorongtalo, Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Njsa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

“Selambat-lambatnya selesai pada awal Maret 2019, dan setiap surat suara yang selesai dicetak akan langsung didistribusikan ke daerah ke Kabupaten Kota,” ucapnya.

“Dan nanti KPU Kabupaten/Kota akan disortir, hanya lembar kertas suara yang bagus adanya, yang sesuai dengan standar kita yang dipeking untuk dimasukan kedalam kotak suara dan disampaikan ke KPPS pada tanggal 16 April 2019,” tandasnya.(*)


BACA JUGA