#

Minimnya Perahu Karet Buat Tim Kewalahan Evakuasi Korban Banjir di Makassar

Rabu, 23 Januari 2019 | 13:45 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Tim evakuasi korban banjir di Kota Makassar terkendala perahu karet. Minimnya perahu karet membuat relawan kewalahan mengevakuasi korban banjir di sejumlah titik.

Korban banjir pun harus bersabar dan menunggu giliran untuk diavakuasi. Apalagi derasnya arus banjir membuat para tim gabungan harus ekstra hati-hati.

pt-vale-indonesia

Hal ini dijelaskan oleh anggota tim evakuasi imam hud. Dia mengatakan sejak malam tadi terus melakukan evakuasi ratusan warga yang terjebak banjir di Perumahan Blok8 dan Blok10 Antang, Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala, Makassar.

Untuk saat ini, korban bencana sudah tertangani dengan baik. Terakhir data yang dia peroleh sejak tadi malam sudah ada 25 orang yang dievakuasi, namun terus bertambah dan saat ini ratusan.

“Tadi malam teman-teman sudah 25 orang yang dievakuasi sementara masih berlanjut, karena info korban yang sudah dievakuasi mengatakan sanak keluarganya masih ada yang memilih tinggal di atap rumah. Yang kita proritaskan dulu adalah korban perempuan, dan anak anak,” jelas Iman Hud, Rabu (23/1/2019).

Memang Banjir di blok 8 dan Blok 10 terjadi secara tiba-tiba, membuat sebagian warga tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan kendaraan maupun barang berharga yang terendam banjir.

“Sekitar jam 16 sore pak banjir datang, hanya 15 menit air sudah setinggi dada, barang-barang saya masih tinggal di rumah, saya tidak tau ijazah saya bagaimana. Waktu banjir datang saya tidak sempat mengambilnya karena tersimpan di lemari, saya langsung lari waktu air sudah masuk rumah,” ujar Wahidah, salah satu warga.(*)


BACA JUGA