Sejumlah warga yang rumahnya terkena luapan air dari Sungai Jeneberang harus mengungsi di posko pengungsian yang disediakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gowa di pasar Minasamaupa, Sungguminasa, Rabu (23/01/2019)

Waspadai Serangan Penyakit saat Banjir Melanda

Kamis, 24 Januari 2019 | 06:14 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOSULSEL.COM — Berbagai ancaman penyakit bisa menjangkiti korban musibah banjir bila tidak dievakuasi dengan penanganan yang baik.

Pasca terjadinya banjir, para korban harus mewaspadai potensi penyakit menular Water-borne disease atau penyakit yang terbawa air. Seperti diare, demam tipus, disentri, kolera, dan hepatitis A.

Selain itu, ancaman penyakit demam berdarah juga bisa terjadi saat musibah banjir melanda.

Penyebab utama munculnya penyakit yang terkait dengan banjir, karena terjadinya kontaminasi fasilitas air minum. Namun wabah dapat diminimalkan jika risiko diantisipasi dengan penyediaan fasilitas air bersih sebagai prioritas.



Namun juga harus dipahami, berbagai faktor lain bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit pasca-banjir. Seperti faktor daya tahan tubuh, bakteri, dan pola makan.

Seperti diketahui, korban banjir terancam mengalami penurunan daya tahan tubuh karena kurangnya asupan makanan dan minuman serta fasilitas memadai untuk menjaga kondisi tubuh.

Untuk itu, seperti dilansir dari laman Pusat Kritis Kementerian Kesehatan RI, korban banjir harus mengonsumsi air bersih, serta makan makanan bergizi dengan pola yang teratur.

Selain itu, fasilitas tempat pengungsian mesti diatur sedemikian rupa agar korban banjir merasa cukup nyaman.(*)


BACA JUGA