unggahan instagram menyangkut Aliyah Mustika Ilham
#

Aliyah Mustika Diduga Lakukan Kampanye di Lokasi Banjir Antang, Bawaslu Bentuk Tim Investigasi

Jumat, 25 Januari 2019 | 14:48 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Beredar di sosial media, salah satu calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI petahana dari partai Demokrat, Aliyah Mustika Ilham diduga melakukan kegiatan atau tindakan kampanye saat menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Blok 10 Antang, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.

Unggahan foto-foto dari akun instagram @hamsiah_sangkala memperlihatkan dugaan aktifitas kampanye. Pada caption foto yang dia unggah menuliskan bahwa korban banjir di Blok 10 Antang sekitar 400 orang yang diungsikan ke Masjid Raya Jabal Nur.

“Alhamdulillah bantuan MT Mustika pembinanya ibu Aliyah Mustika Ilham Anggota DPR RI dari partai Demokrat… sikap dan tanggap…beri bantuan korban banjir di Blok 10 Perumnas Antang, pengungsinya kurang lebih 400 orang di Masjid Raya . Jabal Nur … Semoga Barokah Amin YRA,” tulis @hamsiah_sangkala pada caption foto yang diunggah, Jumat (25/1/2019).

unggahan instagram menyangkut Aliyah Mustika Ilham

Dalam foto itu, sejumlah warga terlihat memegang bingkisan dalam kantong kresek serta mie instan kemasan. Tidak hanya itu saja, di foto lain secara gamblang memegang alat peraga kampanye (APK) yang diperlihatkan ke kamera.



APK itu adalah milik Aliyah Mustika Ilham yang kembali membidik kursi di Senayan dan putranya Amirul Yamin.R.IAS. Diketahui Amirul adalah Caleg DPRD Sulsel dari Partai Demokrat.

Mengetahui hal itu, Bawaslu Sulsel langsung menginstruksikan Bawaslu Makassar ke lokasi kegiatan.

“Kami sudah terus infonya ke Bawaslu Makassar. Untuk dilakukan investigasi,” kata komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, Jumat (25/1/2019).

Dia menegaskan, Bawaslu Makassar langsung membentuk tim investigasi khusus. Tim ini akan mengecek secara langsung ke lokasi.

“Bawaslu Makassar akan segera membentuk tim untuk melakukan investigasi, semua mesti dipastikan dan diyakini secara formal,” tandasnya.(*)


BACA JUGA