#

Padam 66 Jam, Normalisasi Listrik di Maros Mulai Dikerjakan

Jumat, 25 Januari 2019 | 20:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Banjir bandang yang melanda Kabupaten Maros, selama dua hari mengakibatkan kerusakan trafo. Pasokan listrik pun sempat terhenti selama kurang lebih 66 jam lamanya. 

Selain trafo, banjir juga menyebabkan tiang beton listrik roboh dan kabel Jaringan Udara Tegangan Menengah (JUTM) terputus.

Manajer PLN ULP Maros, Daen Madika, Jumat (25/1/2019), mengatakan hingga saat ini sebagian besar listrik sudah normal setelah sebelumnya sempat terputus akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Maros.

“Beberapa lokasi padam yang hingga Jumat ini masih sementara ditangani pihak pelaksana teknik yakni fuse cut out (fco) Bontomanurung 5 trafo dan tiang patah, fco Bontomanai Laiya (1 trafo) dan tiang patah serta trafo Moncongbori padam akibat penutup minyak trafo kemasukan air,” ujarnya. 



Selain itu, untuk wilayah Manrimisi dan Lekoala, juga masih dimaksimalkan untuk normalisasi.

Daen Madika berharap, warga bisa bersabar atas musibah ini karena PLN terus bekerja untuk kepentingan terbaik bagi masyarakat dalam normalisasi aliran listrik yang ada. 

“Kami harap warga Maros untuk sedikit bersabar lagi. Proses normalisasi sementara diusahakan oleh petugas kami,” katanya. 

Adapun proses normalisasi listrik di Kabupaten Maros juga dipantau langsung GM PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar.(*)