Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, mengunjungi lokasi pengungsian di salah satu masjid yang berada di Jl Kesadaran 3, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat (25/1/2019)

Wali Kota Danny Bersyukur Pengungsi Banjir Muslim dan Nonmuslim Saling Membantu

Jumat, 25 Januari 2019 | 23:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wali kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, kembali memantau langsung kondisi warganya yang terkena dampak dari bencana banjir. Kali ini, Danny mengunjungi lokasi pengungsian di salah satu masjid yang berada di Jl Kesadaran 3, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat (25/1/2019).

Bersama pengungsi, Danny melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid Sitti Khadijah, Kelurahan Panaikang itu. Diketahui, dari segenap pengungsi yang ada, tak semua penghuni masjid merupakan pengungsi muslim, pun ada pengungsi dari golongan nonmuslim. 

Danny bersyukur atas keselamatan dan sikap saling bahu membahu yang terbangun di warganya, tanpa melihat asal usul, ras dan golongan. Dalam imbauannya, Danny mengingatkan warga untuk sama-sama mengintrospeksi diri terkait musibah yang sedang menimpah. 

“Pada saudara-saudaraku, di Keluarahan Panaikang RW 7 yang terkena musibah, mari kita selalu bangkit, musibah ini jadikan teguran, jadikan koreksi bagi kita semua, termasuk saya sebagai penanggung jawab kota ini, jadikan hari ini dan hari-hari ke depan harus lebih baik dari hari kemarin,” tutur Wali kota Makassar.



Lanjut Danny, musibah adalah momentum untuk kembali mempererat tali persaudaraan sekaligus meningkatkan kadar keimanan kepada Sang Maha Pencipta.

“Pemerintah tidak akan berdiam diri, ada 27 titik pengungsian. Pemerintah akan selalu membantu seluruh masyarakat dengan penanganan yang maksimal,” ungkapnya seraya membahas terkait hasil tinjauan adanya pihak yang melakukan timbunan besar-besaran ke sungai yang kemudian menyebabkan penyempitan aliran air.

Tak hanya mengunjungi masjid di Kelurahan Panaikang, Danny pun mengunjungi Gereja Toraja Efata Bilawiyya yang ada di keluarahan tersebut. Di sini, warna keberagaman pun kembali tersaji. Tak hanya golongan agama pemilik rumah ibadah yang menempati gereja tersebut, namun juga dari agama lainnya termasuk warga muslim juga turut mengungsi di gereja yang menjadi lokasi pengungsian itu.(*)


BACA JUGA