Bupati Bantaeng, Ilhamsah Azikin
#

BPJS Mulai Dikeluhkan, Bupati Bantaeng Mulai Pikirkan Terapkan Kembali Jamkesda

Senin, 28 Januari 2019 | 22:31 Wita - Editor: Irwan AR - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

BANTAENG, GOSULSEL.COM – Bupati Bantaeng Ilhamsah Azikin menyatakan akan pertimbangkan kembali penerapan sistim pengguanaan atau pemberlakuan Jamkesda bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di Bantaeng.

“Kondisi ini bisa saja kami lakukan jika penyelenggara atau pengelolaan BPJS di daerah ini justeru tidak cukup membantu masyarakat dalam pemenuhan layanan kesehatan. Iya, penerapan Jamkesda bisa kami lakukan kalau BPJS tidak membantu masyarakat dalam pemenuhan layanan kesehatan,” tegas Bupati kepada Gosulsel.com, di ruang kerjanya, Senin (28/1/2019).

Pernyataan itu dikemukakan Bupati, menuyusul besarnya tunggakan BPJS Bantaeng kepada RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng hingga mencapai Rp20 miliar.

Akibatnya, pihak rumah sakit mulai kesulitan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini juga berdampak terhadap pasokan obat-obatan yang berkurang karena keterlambatan pembayaran disebabkan anggaran tidak tersedia.



Untuk itu, lanjut Ilham Azikin, pihaknya segera mengumpulkan seluruh tim teknis yang terkait dengan BPJS agar membuat telaah sejauhmana pengelolaan dan kerjasama pihak BPJS dengan Pemkab Bantaeng. Tentunya telaah dari tim teknis selanjutnya akan dikaji agar diperoleh gambaran.

“Kami segera kumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk membahas masalah BPJS Ini. Dan secara lisan beberapa tim teknis sudah saya minta untuk buat telaah terkait BPJS ini,” jelasnya.

Namun begitu, Bupati sangat berharap kondisi ini bisa segera normal sehingga tidak mengganggu sektor pelayanan kesehatan. Intinya, masalah ini bisa segera teratasi dan diselesaikan. Pemkab juga mencoba menempuh segala upaya agar tidak menghambat pelayanan di bidang kesehatan.

Terkait adanya keluhan kekuarangan obat oleh pihak rumah sakit, Ilham segera meminta informasi dan penjelasan dari manajemen rumah sakit dan sedapat mungkin ada solusi dari peraoalan yang dihadapi.

“Intinya Pemkab tetap berupaya agar pelayanan di bidnag kesehatan dapat terus berjalan dan dirasakan masyarakat. Tentunya persoalan BPJS ini diharapkan tidak akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan kepada warga,” tandas Bupati. (*)