Aksi unjuk rasa tersebut digelar di bawah Jembatan Fly Over, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Rabu (30/1/2019).

GPMI Unjuk Rasa, Protes Pernyataan Kapolda Sulsel Tentang Radikalisme Berasal dari Kampus

Rabu, 30 Januari 2019 | 21:31 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Jusrianto - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) menggelar aksi unjuk rasa terkait pernyataan Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin yang mengatakan bahwa sumber radikalisme berasal dari kampus-kampus.

Aksi unjuk rasa tersebut digelar di bawah Jembatan Fly Over, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Rabu (30/1/2019).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, kerusuhan sempat terjadi antara pihak mahasiswa dengan aparat kepolisian yang berjaga. Hal tersebut dikarenakan sejumlah peserta aksi hendak membakar ban bekas .

“Kami hendak membakar ban. Karena ini merupakan bentuk kekecewaan kami terhadap pernyataan Kapolda Sulsel yang menyebut sumber radikalisme itu berasal dari kampus-kampus,” tegas Ketua GPMI, Khamrin.



Unjuk rasa GPMI

Kamrin menuturkan, dirinya dan teman lainnya merasa kecewa dengan demokrasi yang ada di Indonesia.

“Demokrasi kita ini tidak berjalan dengan baik sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang,” teriaknya.

Dalam aksinya, GPMI mengecam pernyataan Kapolda Suslel Irjen Pol Hamidin terkait pemberantasan radikalisme di dunia kampus.

“Kami sangat kecewa. Apa maksud dari Kapolda Sulsel yang baru yang mengatakan bahwa kampus itu adalah sumber radikalisme. Kapolda Sulsel mengatakan hal yang sangat blunder,” sanggahnya.(*)

Unjuk rasa GPMI


BACA JUGA