Ilustrasi investasi (Sumber foto: Internet)

Realisasi Investasi di Sulsel Capai Rp11,58 Triliun

Rabu, 30 Januari 2019 | 14:58 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Industri pasar modal di Sulawesi Selatan terpantau tumbuh signifikan. Tercatat, realisasi investasi di Sulsel tumbuh sangat tinggi 125,19% dengan nilai transaksi mencapai Rp11,58 triliun.

Hal ini diungkapkan Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Zulmi. Ia menuturkan jumlah investor di Sulawesi Selatan mencapai 23.637 investor.

“Searah dengan industri pasar modal, industri keuangan non bank di Sulawesi Selatan juga terus tumbuh dengan baik,” jelas Zulmi, Rabu (30/1/2019).

Dikatakannya, premi Asuransi Umum dan Asuransi Jiwa tumbuh masing-masing 18,6% dan 54%, investasi Dana Pensiun tumbuh 5,2%, piutang Perusahaan Pembiayaan tumbuh 4,9%, pembiayaan Modal Ventura tumbuh 33,1%, pinjaman Pergadaian tumbuh 4,4%, dan outstanding penjaminan kredit tumbuh sangat tinggi 100,3%.



Di industri teknologi finansial (fintech), kata Zulmi, jumlah peminjam sebanyak 54.116 rekening, dan pemberi pinjaman sebanyak 3.518 rekening, dengan realisasi pinjaman sebesar Rp234,6 miliar atau setara 50% dari total pinjaman fintech di pulau Sulawesi.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, kehadiran seluruh stakeholder untuk memberikan dukungan dalam rangka rapat tahunan industri jasa keuangan tahun 2019 ini.

“Jujur, saya hari ini berbahagia karena kita telah menjalin koordinasi dengan baik. Sehingga apa yang kita lihat tadi adalah sinergi kita semua, Alhamdulillah. Dan hari ini hadir para pemangku kepentingan,” kata Nurdin Abdullah.

NA menyampaikan hal ini dicapai karena Sulsel mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan serta peranan kepala daerah.

“Saya telah empat bulan menjabat. Tugas saya bagaimana daerah ini menjadi daerah ramah investasi,” sebutnya.(*)