Ilustrasi patah hati (Sumber foto: Internet)

Bahayanya Patah Hati, Sembuhkan dengan Cara Ini

Kamis, 31 Januari 2019 | 09:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR — Patah hati dapat menyebabkan stres bagi kebanyakan orang. Stres yang diakibatkan patah hati bisa menimbulkan nyeri dada yang datang secara tiba-tiba (kerap disalahartikan sebagai serangan jantung) atau biasa disebut sindrom patah hati atau sindrom takotsubo.

Sindrom ini terjadi saat jantung bereaksi terhadap hormon stres sehingga tidak bisa memompa darah dengan baik untuk sementara waktu. Kondisi ini juga kerap diiringi oleh napas yang terengah-engah.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres yang berujung kesedihan atau kemarahan akibat patah hati:

1. Hindari media sosial



Setelah berpisah dengan pasangan, kadang perasaan sedih, marah, putus asa tak dapat terbendung. Tak sedikit orang yang melampiaskannya melalui media sosial. Kata-kata amarah yang tidak disaring oleh akal sehat pun bisa saja terlontar seketika ke publik. Jadi tenangkanlah diri sejenak sebelum menuliskan sesuatu di media sosial.

2. Berhenti mencari tahu tentang dirinya

Ada baiknya setelah berpisah, Anda tidak mencari tahu dulu tentang pasangan Anda melalui akun media sosialnya. Saat hal yang tidak diinginkan terlihat di laman media sosialnya, Anda akan semakin dirudung rasa sedih dan malah akan menyebabkan amarah. Kondisi ini yang akan membuat Anda tiba-tiba bisa terasa sakit dan sesak kembali.

3. Curhat

Tumpahkan semua kesedihan yang dirasakan kepada teman atau keluarga yang Anda percaya. Jika merasa sulit untuk menumpahkan isi hati kepada orang lain, Anda dapat berbicara dengan psikiater atau psikolog.

4. Lakukan hal positif yang membuat Anda senang

Luangkan waktu untuk melakukan hobi Anda. Misalnya, pergi bersama keluarga atau teman-teman ke tempat karaoke. Bernyanyi bisa meredakan stres yang Anda alami. Namun, hindari menyanyikan lagu-lagu galau atau lagu kenangan bersama mantan pasangan. Tempat lain yang bisa Anda kunjungi, yaitu bioskop, taman hiburan atau tempat favorit Anda lainnya.

5. Pererat hubungan dengan keluarga dan teman-teman

Di saat seperti ini jangan biarkan diri Anda termenung sendiri. Kesendirian bisa membuat Anda teringat dengan mantan. Dekatkanlah diri Anda dengan keluarga dan teman-teman yang bisa memberi energi positif pada diri Anda.

6. Olahraga

Tidak hanya raga yang sehat, jiwa Anda juga bisa mendapat manfaat baik dengan rutin berolahraga. Olahraga yang bisa Anda lakukan, antara lain jalan santai, lari, bersepeda, berenang, yoga, atau aerobik.

7. Makan

Patah hati bisa membuat kita malas makan atau bahkan terlalu banyak makan. Walau hati sedang merana, jangan lupa untuk mengisi perut agar tubuh tidak ikut sakit. Konsumsilah makanan yang Anda suka agar mood jadi membaik. Anda bisa mencoba coklat hitam yang mengandung antioksidan polifenol untuk membuat Anda merasa lebih tenang. Atau makan keju, telur, salmon, dan kacang yang membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh. Serotonin mampu mengendalikan pola tidur dan meningkatkan suasana hati.

8. Cari pengganti

Usai perpisahan, ada banyak ruang kosong di hati Anda. Isilah dengan kesenangan, harapan positif dan pasangan baru. Namun pastikan kondisi Anda sudah stabil ketika memutuskan untuk memasukkan orang baru ke dalam kehidupan Anda. Jangan menjadikannya sebagai pelarian belaka atau ajang pamer kepada mantan pasangan.(*)