Creativepreneur Corner 2019 yang berlangsung di Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma No.130, Makassar, Sabtu (2/2/2019)

Makassar Jadi Penutup Manis Creativepreneur Corner 2019

Sabtu, 02 Februari 2019 | 16:55 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mutmainnah - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Memasuki tahun kelima di tahun 2019, Creativepreneur Corner oleh Creativepreneur Event Creator kini melebarkan sayapnya hingga ke Sulawesi Selatan.

Bertempat di Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma No. 130, Makassar, pada Sabtu (2/2/2019) menjadi kota penutup setelah Medan dan Malang pada 16 Januari dan 26 Januari 2019.

Mengusung konsep entertaining, inspiring, santai tanpa menghilangkan kesan serta nilai serius, Crativepreneur Corner 2019 kali ini tetap menargetkan anak muda.

Alfatih Timur (Co Founder dan CEO Kitabisa.com), Najelaa Shihab (Founder Sekolah Cikal dan Semua Murid Semua Guru), Putri Tanjung (Founder dan CEO Creativepreneur Event Creator), Chairul Tanjung (Founder dan Chairman CT Corp) hingga Raffi Ahmad dan Raditya Dika dihadirkan sebagai pembicara dalam event Creativepreneur tersebut.

“Terima kasih Makassar telah menjadi penutup manis dari event tiga kota Creativepreneur Corner 2019. Luar biasa Makassar punya energi dan semangat tinggi,” ungkap Putri Tanjung.

Creativepreneur Corner mengulas pentingnya menjadi enterpreneur kreatif bagi anak muda di era Milenial.

“Usia muda itu peluang bukan halangan, banyak kini perusahaan justru menyasar milenial sebagai market mereka,” kata Putri Tanjung.

Para pembicara menerangkan racikan kesuksesan di bidang masing-masing sebagai bentuk Creativepreneur.

Bahkan menurut Najelaa Shihab, Creativepreneur bukan melulu soal usaha profit namun justru bisa berperan dalam perubahan bangsa terutama di bidang pendidikan.

“Saya ingin anak muda ikut berperan menyelamatkan pendidikan di Indonesia yang saat ini sedang gawat darurat. Untuk itu butuh kreativitas milenial agar pendidikan tidak kaku,” lantang founder Semua Murid Semua Guru (SMSG) tersebut.

Sementara itu, Alfatih Timur mengungkapkan makna Creativepreneur melalui inovasi startup untuk menyelesaikan masalah sosial.

“Musuh besar startup adalah membuat aplikasi yang tidak dibutuhkan. Kitabisa.com hadir karena landasan idealisme. Kitabisa.com adalah kolaborasi sosial,” terang pemuda 27 tahun tersebut.

Diserbu ribuan peserta yang sebagian besar adalah generasi muda memenuhi ruangan bahkan ada yang rela duduk lesehan, event Creativepreneur Corner 2019 tersebut berlangsung dalam tiga sesi mulai dari pukul 10.00 Wita dan diangendakan berakhir pada 16.30 Wita.(*)