ust Abdul Jalil membawakan Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah yang rutin dilakukan Pemkab Gowa setiap Jumat

Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah Pemkab Gowa Bahas Hikmah dari Bencana

Jumat, 08 Februari 2019 | 11:28 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Pencerahan Qalbu dan Jumat Ibadah (PQJI) yang rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, kali menghadirkan penceramah dari tim dai, Ust Abd Jalil mengangkat tema hikmah bencana.

Tema ini sengaja disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Gowa agar warga Gowa dan seluruh stakholdernya mengambil hikmah dari bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam ceramahnya, Ust Abd. Jalil DN mengatakan bahwa bencana alam yang terjadi di Kabupaten Gowa merupakan peringatan Allah melalui gejala alam.

“Kita tidak usah terlalu jauh, lihat saja di Gowa beberapa waktu lalu bahkan hingga saat ini masih berkelanjutan sedikit-sedikit. Ini peringatan Allah kepada kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa longsor yang terjadi sebagia bentuk reaksi alam. “Gunung itu tugasnya dua yang pertama menjadi pasak bumi dan menjadi keseimbangan. Kalau keduanya itu tidak berfungsi maka gunung akan mengatur dirinya sendiri,” lanjutnya.

Oleh itu, Ust Abd Jalil berharap dari peristiwa tersebut tidak usah saling menyalahkan akan tetapi justru harus dijadikan sebagai intropeksi diri.

“Jadi kita tidak perlu saling menyalahkan, kita jadikan ini sebagai bahan intropeksi diri. Dan jangan juga terlalu cepat mengatakan kalau ini kutukan Allah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Syamsuddin Bidol mengatakan bahwa tema tersebut sengaja disiapakan pasca bencana dengan tujuan menggugah rasa kesadaran masyarakat akan kebesaran Allah SWT dengan segala ketentuannya.

“Diharapkan agar masyarakat berbaik sangka kepada Allah SWT atas kejadian ini dan banyak-banyaklah berdoa kepada Allah SWT untuk para korban yang wafat agar diterima segala amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya kemudian bagi para keluarga korban dan seluruh masyarakat yang terdampak bencana tersebut diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Syamsuddin.(*)


BACA JUGA