Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto

Dewan Dukung Rencana Danny Lakukan Mutasi Besar-besaran

Kamis, 14 Februari 2019 | 17:20 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Rencana Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapat dukungan beberapa anggota dewan Makassar.

Mutasi itu sendiri menurut Danny untuk merapikan struktur pemerintahan di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebelum masa jabatannya berakhir, Mei 2019 mendatang.

Desas-desus jumlah pejabat struktural yang akan dirotasi oleh Wali Kota sebanyak 500 orang, termasuk 200 diantaranya para Kepala Sekolah. Rencananya rotasi tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Rencana Danny melakukan rotasi mendapat dukungan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Wakil Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar, Wahab Tahir mengatakan, bahwa pihakny mendukung langkah Danny.



“Sekali lagi saya tegaskan bahwa apa yang dilakukan pak Danny Pomanto itu untuk kepentingan percepatan pemerintahan. Mutasi dan rotasi itu dalam rangka penyegaran, memberikan ruang pejabat baru. kalau tidak dilakukan mutasi maka kita sama saja menutup ruang bagi orang-orang yang berprestasi,” kata Wahab, Kamis (14/2/2019).

Dia mengaku yakin, bahwa kebijakan Danny itu pasti akan dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya Danny pasti akan menjaga integritasnya. “Saya yakin apa yang dilakukan pak Danny obyektif demi kepentingan pemerintah,” tuturnya.

Dia menyarankan ada beberapa pejabat yang perlu dimutasi. Menurut Wahab, Danny sudah pasti melakukan evaluasi, khususnya bagi pejabat struktural yang tidak bisa bekerjasama dan membuka komunikasi ke sesama pejabat struktural lainnya.

“Kalau ada pejabat yang tidak bisa bekerjsama dan menutup komunikasi, yah langsung dimutasi saja,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Zaenal Beta. Legislator dari Fraksi PAN ini mengaku mendukung 100 persen langkah Danny. Khususnya bagi pejabat yang sudah lama, menurut dia perlu dimutasi.

“Saya setuju, cuma perlu penyegaran lagi. Wajar saja kalau mutasi Wali Kota disini harus melihat potensi di dinas untuk korupsi ada, menurut saya kalau kadisnya sudah lama berarti ada indikasi untuk korup,” ujar Zaenal Beta.(*)


BACA JUGA