Wali Kota Makassar, Ir Moh Ramdhan "Danny" Pomanto

Mutasi ASN Pemkot Makassar, Danny: Kenapa Dibilang Besar-besaran, Padahal Sedikitji

Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:12 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat ini tengah melakukan proses lelang jabatan untuk 15 posisi pejabat eselon II. Dalam dua minggu ke depan, Pemkot akan mulai melakukan tes tertulis.

Danny mengaku, usai lelang jabatan berlangsung, secara otomatis pejabat yang mengisi jabatan lowong akan mengalami kekosongan. Apalagi jika 15 jabatan lowong tersebut diisi oleh sekretaris yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

“Kenapa dibilang besar-besaran, padahal sedikitji sebenarnya diganti. Sekretaris dinas yang sekarang Plt itu ikut lelang jabatan. Begitu mereka fix, berarti sekdisnya kosong. Sekdis yang kosong ini, paling tidak ada 15 sekdis ditambah ada yang pensiun. Sekitar 17 jabatan-lah,” ujar Danny, Sabtu (16/02/2019).

Menurutnya, mutasi yang akan dilakukan semata-mata memperbaiki sistem birokrasi yang kotor dengan memberikan tempat kepada pejabat yang berprestasi untuk duduk sebagai pemimpin.



“Jadi ini semacam meritokrasi. Pasti yang akan dipromosikan adalah bidang. Bidang maju ke atas, berarti bidangnya kosong lagi. Nah, seksi lagi yang didorong ke bidang. Sehingga seksi lagi yang kosong. Jadi itu seperti lokomotif. Kita mau pemerintahan yang bersih, tidak kotor dan abu-abu,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA