Sejumlah Veteran dan personil TNI melaksanakan upacara dalam rangka peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa di Monumen Korban 40 Ribu Jiwa

Isu Kembalinya Dwi Fungsi Abri, Legislator Makassar: Pemerintah Harus Berhati-hati

Senin, 25 Februari 2019 | 16:37 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Isu kembalinya Dwi Fungsi ABRI terus bergulir. Terbaru Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan sibuk melakukan klarifikasi, bahwa rekruitmen TNI masuk lembaga sipil bukan berarti akan dilakukan di semua kementerian. Namun hanya ada beberapa kementerian yang akan diisi oleh TNI aktif.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir angkat bicara. Dia mengatakan pemerintah harus hati-hati melakukan rekrutmen TNI masuk ke lembaga sipil. Olehnya dia meminta pengkajian lebih jauh.

“Kalau ada keadaan genting, yang kemudian harus seluruh anak-anak bangsa kita dari TNI dilibatkan kembali pada porsi-porsi sipil, maka itu masih perlu dilakukan pengkajian dan diskusi lebih lanjut,” kata Wahab saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (25/2/2019).

Menurut dia, TNI memang memiliki lembaga yang dedikasi dan loyalitasnya tidak diragukan lagi. Sehingga, kata dia, bisa saja itu yang diharapkan mengisi pos-pos jabatan sipil yang bisa memberikan nilai tambah terhadap jalannya pembangunan ini.



“Kalau ditanya pejuang-pejuang reformis, tentunya yah masih perlu didiskusikan lebih lanjut soal Dwi Fungsi Abri tadi. Karena di TAP MPR itu kan belum mencabut soal Dwi Fungsi Abri,” kata dia.

Dia melanjutkan, kecuali ada suatu hal yang sifatnya genting dan bisa dibuktikan, maka isu ini harus ditanggapi serius. Namun jika hanya pernyataan satu atau doa orang, maka hal yang harus dilakukan adalah diskusi lebih jauh.

Halaman: