
Nunggak Pajak Belasan Miliar, Pemkab Maros Sebut Manajemen PT Semen Bosowa Kacau
MAROS, GOSULSEL.COM — Menumpuknya tunggakan piutang pajak PT Semen Bosowa kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, yang hari ini mencapai belasan miliar disebabkan pihak manajemen yang kacau.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Pemkab Maros Surianna, saat ditemui Gosulsel.com di ruang kerjanya, Kamis (21/3/2019).

“Sebelumnya manajemen PT Semen Bosowa terbilang kacau karena ketika didatangi untuk dilakukan penagihan tunggakan pajak, tidak ada yang bisa dijumpai,” ujar ibu Anna, akrabnya disapa.
Dalam sebulan, ungkap Anna, PT Semen Bosowa harus menyetor pajak Rp. 1 miliar lebih kepada Pemkab Maros, “Dilayangkan surat tagihan atau bahkan didatangi di pabrik semen itu sangat susah. Sampai dengan BPK sendiri saja susah untuk menemui manajemen semen Bosowa,” katanya.
Meski demikian bandelnya manajemen PT Semen Bosowa, pihak Pemkab Maros juga tidak bisa berbuat banyak lantaran Peraturan Daerah (Perda) yang hanya memberikan tiga sanksi, yakni sanksi administrasi, denda, dan pemasangan plang tidak taat pajak.
“Cuma itu yang ada di Perda. Bahkan untuk denda baru kita terapkan setelah BPK turun untuk melakukan audit,” katanya.(*)