Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah menermia, Dinas Sosial Sulsel dan Dinsos kota Makassar di Baruga Lounge, kantor Gubernur Sulsel, Rabu (27/3/2019)

Dinsos Akan Kosongkan Kota Makassar dari Anjal dan Pengemis, Sebelum Masuk Bulan Puasa

Rabu, 27 Maret 2019 | 13:20 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulsel, Dr. H. Ilham A. Gazaling, M.Si, pihaknya bersama Dinsos Pemkot akan mengosongkan anak jalanan dan peminta-minta sebelum memasuki bulan puasa.

“Kami tidak ingin ada tukang minta-minta dan yang lainnya di jalanan sebelum masuk bulan puasa,” tegasnya saat bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan di Nurdin Abdullah, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu, (27/3/2019).

Selain itu, sesuai arahan Gubernur, yang meminta agar menjaga marwah kota Makassar, Anjal akan diberikan pelatihan.

HM Nurdin Abdullah mengajak seluruh stakeholder agar bersama-sama menjaga marwah Kota Makassar.



Ia mengatakan, aktivitas anak jalanan di berbagai titik di Kota Makassar harus dilakukan pembinaan dengan baik agar mereka tidak tampil di jalan lagi.

Gubernur membentuk tim terpadu untuk menangani anak jalanan. Tim ini terdiri atas unsur terkait dari pemerintah kota dan pemerintah provinsi.

“Kita harus melakukan diskusi dan membahas dengan serius supaya kita semua sama-sama menjaga marwah Kota Makassar,” ungkap mantan Bupati Bantaeng ini.

Menurut Nurdin, persoalan yang ada di Kota Makassar khususnya anak jalanan harus ada solusi dari pemerintah, baik Kota Makassar maupun dari pemerintah Provinsi Sulsel.

“Salah satu solusinya pemerintah akan melatih mereka,” ungkapnya.(*)_

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulsel, Dr. H. Ilham A. Gazaling, M.Si, menambahkan, selain memgatasi sesui permintaan Gubernur Sulsel untuk melatih anak jalanan di Kota Makassar. Dinsos Sulsel bersama Dinsos Pemkot akan mengosongkan anak jalanan sebelum memasuki bulan puasa.

“Kami tidak ingin ada tukan minta-minta dan yang lainnya di jalanan sebelum masuk bulan puasa,” pungkasnya. (*)