Dua siswa SMAN 1 Luwu menggunakan infus dan kursi roda saat mengikuti UNBK, Selasa (2/4/2019)

“Saya Tak Ingin Kecewakan Orang Tuaku” Dua Siswa SMAN 1 Luwu Ini Pakai Infus dan Kursi Roda Ikuti UNBK

Selasa, 02 April 2019 | 18:48 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Eki Dalle - Gosulsel.com

LUWU, GOSULSEL.COM – Dua orang Siswa dan Siswi di SMAN 01 Luwu harus menggunakan kursi roda serta infus saat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Keduanya adalah Riyanti Nasrum dan Raitul Fahri.  Riyanti harus menggunakan kursi roda karena dirinya susah untuk dapat berjalan akibat sakit maag dan sesak nafas yang dideritanya belakangan ini.

Sementara satu siswa lainnya, Raitul Fahri yang masih nampak mengenakan perban penutup luka, juga harus menenteng botol infusnya, setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai motor beberapa hari yang lalu.

Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu, Nurdin Muin, mengatakan pihak sekolah sudah memberikan kebijakan kepada kedua siswanya untuk ikut ujian susulan, tanggal 15 dan 16 April mendatang, Namun kedua siswanya ini tetap mengikuti UNBK sesuai jadwal yang sudah ada.



Dua siswa SMAN 1 Luwu menggunakan infus dan kursi roda saat mengikuti UNBK, Selasa (2/4/2019)

“Sebenarnya untuk siswa yang ada Halangan seperti Sakit itu bisa Ujian Susulan, Namun keduanya tetap meminta untuk bisa ikut UNBK bersama teman-temannya,” kata Nurdin Muin kepada Gosulsel.com, saat diwawancarai di SMAN 1 Luwu, Kelurahan Senga, Kabupaten Luwu, Selasa (2/04/2019).

Raitul Fahry datang ke sekolahnya nampak didampingi orang tuanya serta perawat dari RSUD Batara Guru tempatnya dirawat.

“Tetap harus semangat, saya tidak mau mengecewakan kedua orang tuaku, mereka sudah berjuang untuk menyekolahkan saya,” kata Raitul Fahri, sesaat setelah menyelesaikan ujian matematika.

Sementara Riyanti yang datang hanya didampingi orang tua dan kerabatnya, beberapa menit setelah mengikuti UNBK, kondisi kesehatan siswi berprestasi ini, tiba-tiba drop, sehingga harus dibawa kembali ke dalam mobil orang tuanya.(*)


BACA JUGA