Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar (Basarnars) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gowa Pelatihan Potensi SAR di Permukaan Air (Water Rescue), Kamis (4/4/2019).

Antisipasi Bencana, Basarnas Makassar dan BPBD Gowa Gelar Pelatihan SAR

Kamis, 04 April 2019 | 16:47 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar (Basarnars) bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gowa Pelatihan Potensi SAR di Permukaan Air (Water Rescue), Kamis (4/4/2019).

Ketua Panitia Pelaksana, Kaharuddin mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan koordinasi antar kantor pencarian dan pertolongan SAR Makassar dengan potensi SAR di wilayah kerja kantor Makassar, salah satunya di Kabupaten Gowa.

” Kegiatan ini kita lakukan untuk memberikan pemahaman bagi potensi SAR bagaiamna melakukan pertolongam pada permukaan air, dan bagaimana menjalankan tugas pokok yang tepag, cepat dan aman demi keberhasilan operasi SAR,” ungkapnya.

Lanjutnya, kegiatan tersebut digelar untuk menyiapkan yang nantinya sigap menangani jika terjadi bencana. “Ini untuk mengantisipasi jika sekiranya ada bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Jadi ada tim respon yang langsung turun di Kabupaten Gowa ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan kegiatan yang akan berlangsung hingga tanggal 8 April tersebut, sebanyak 40 peserta yang terdiri dari perwakilan TNI, Polri, Relawan, dan SKPD akan mengikuti materi ruangan dan praktek langsung di Bendungan Bili-Bili.

Sementara itu Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI F. Indra Jaya, menambahkan bahwa potensi kedaruratan di suatu daerah tidak dapat ditebak, sehingga para potensi SAR dituntut untuk selalu waspada dan siap siaga menghadapi segala kondisi kedaruratan yang terjadi.

“Kita tidak tahu kapan dan dimana bahaya itu akan datang mengancam kita semua. Untuk itu untuk mengatisipasinya kita mengadakan pelatihan ini agar memiliki persepsi yang sama ketika menghadapi masalah darurat khusunya di permukaan air,” tambahnya.(*)