Cahaya Bone di Jalan Andalas No.37, Bontoala Parang, Gaddong, Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Cahaya Bone Hadirkan Layanan Transportasi Terbaik

Jumat, 05 April 2019 | 23:30 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Cahaya Bone sebagai salah satu bisnis transportasi darat di bawah manajemen Kalla Group. Melayani angkutan bus dengan rute antar kota dalam dan luar provinsi yang telah mampu eksis hingga 54 tahun di tengah hadirnya beragam angkutan darat lainnya.

Armada Cahaya Bone selama ini melayani rute Makasar-Palu (pulang pergi), Makassar-Pare Pare (pulang pergi), Makassar-Bulukumba (pulang pergi), dan Makasar-Bone (pulang pergi). Dengan total armada berjumlah 31 unit yang memiliki beragam kapasitas penumpang, mulai dari sembilan penumpang hingga dua puluh lima dan tiga puluh delapan.

Eksistensi tersebut dipertahankan dengan tidak mudah, namun berkat komitmennya yang selalu mengedepankan pelayanan terbaik bagi penumpangnya, seperti ketepatan waktu berangkat membuatnya jadi pilihan. Bagi sebagian warga Sulsel armada yang memiliki base di Jalan Andalas No.37, Bontoala Parang, Gaddong, Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan sangat berjasa dalam menunjang aktivitas darat mereka.

Menurut Supervisor Cahaya Bone, Muh Ahnan Jahja, selain ketepatan waktu, armada Cahaya Bone ini memberikan banyak fasilitas buat para penumpang di antaranya hampir semua unit yang beroperasi sudah memiliki kualitas kursi yang menggunakan Captain Seat.

Interior Bus Cahaya Bone

Armada Cahaya Bone juga telah memenuhi standar eksklusif, kenyamanan dan keamanan penumpang, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa rasa lelah dan khawatir akan kehilangan barang.

“Demi tetap menjaga kualitas pelayanan, kami akan terus melakukan peremajaan berkala baik dari mesin maupun armada Cahaya Bone. Dalam waktu dekat ini kami akan meresmikan 3 rute perjalanan terbaru kami yaitu, Palu-Manado, Bone-Bulukumba, dan Bone-Pare Pare,” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk menjaga keamanan penumpang, armada Cahaya Bone pun selalu melakukan seleksi driver dan melakukan pengembangan berkala dengan mengikutkan para driver Cahaya Bone di training pengembangan setiap bulannya serta memastikan semua driver memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1.

“Tidak cukup sampai di situ saja, untuk menunjang kinerja mereka, manajemen selalu memberikan penghargaan atau reward umrah bagi para driver yang memiliki pelayanan paling maksimal buat para penumpang, dan program ini telah berjalan di setiap tahunnya,” pungkasnya.(*)