Gojek Makassar meluncurkan ambulans untuk membantu komunitas URC menangani luka ringan dan luka sedang di tempat kejadian kecelakaan

Angka Kecelakaan Tinggi, Gojek Siagakan Ambulans 24 Jam

Kamis, 02 Mei 2019 | 18:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Tingginya jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia turut menjadi perhatian Gojek sebagai penyedia layanan ride-hailing pertama dan terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Korlantas Polri menyebutkan bahwa jumlah korban kecelakaan lalu lintas sekitar 28-30 ribu per tahun di Indonesia.

Untuk itu, dengan menggandeng berbagai institusi, Gojek semakin memberdayakan mitra pengemudi melalui pelatihan P3K yang bermanfaat bukan hanya untuk keseharian mereka, namun juga masyarakat pada umumnya.

Head of Regional Corporate Affairs Indonesia Bagian Timur Gojek, Mulawarman mengatakan melalui kerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap dan PMI Provinsi Sulawesi Selatan, pihaknya merangkul mitra driver Makassar khususnya yang tergabung dalam komunitas Unit Reaksi Cepat (URC).

“Komunitas URC selama ini telah berinisiatif menolong pengguna jalan yang membutuhkan dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Kami juga berkomitmen untuk semakin memberdayakan mereka melalui pelatihan P3K yang diberikan oleh pihak-pihak yang berkompetensi,” ungkap Mulawarman.

Selain mengadakan pelatihan P3K, Gojek Makassar juga meluncurkan ambulans untuk membantu komunitas URC menangani luka ringan dan luka sedang di tempat kejadian kecelakaan.

“Tidak hanya aktif saat keadaan darurat, ambulans Gojek juga senantiasa mengunjungi basecamp-basecamp mitra driver di Makassar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan agar para mitra driver bisa optimal dalam mencari nafkah untuk keluarga,” jelas Mulawarman.

Ambulans Gojek dilengkapi dengan alat penunjang P3K dan didukung oleh tenaga medis yang siap melayani 24 jam sebagai upaya untuk memaksimalkan pertolongan pertama saat keadaan darurat di jalan raya. Unit ambulans Gojek dioperasikan oleh tim medis dan pengemudi ambulans tersertifikasi sehingga siap memberikan pengobatan dan mengantarkan korban ke rumah sakit saat terjadi kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat lainnya.

“Peluncuran ambulans serta pelaksanaan pelatihan P3K bagi mitra driver adalah langkah mitigasi risiko yang Gojek lakukan sebagai bagian dari solusi keamanan menyeluruh. Sejalan dengan arahan pemerintah dalam memastikan layanan transportasi online yang aman, seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan mengenai transportasi online, Gojek menginisiasi berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Perwakilan Kepala Cabang ACT Provinsi Sulawesi Selatan, Faizal Agunisman menyampaikan bahwa pihaknya menyambuat baik kerjasaa dengan Gojek, sebab hal ini sejalan dengan komitmen mereka untuk membuat semakin banyak masyarakat paham akan pentingnya keterampilan menolong.

“Keterampilan penolong tidak boleh disepelekan, harapan kami dengan materi yang komprehensif, mitra driver sigap memberikan respon yang tepat untuk kondisi darurat di jalan raya,” tegasnya.(*)

Tags:

BACA JUGA