Sebanyak 151 guru dan kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Gowa menerima penghargaan  satya lencana karya satya di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Baruga Karaeng Galesong, Kamis (2/5/2019)

Hardiknas, 151 Guru dan Kepsek di Gowa Terima Satya Lencana Karya Satya

Kamis, 02 Mei 2019 | 15:13 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Sebanyak 151 guru dan kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Gowa menerima penghargaan  satya lencana karya satya di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Baruga Karaeng Galesong, Kamis (2/5/2019).

Penghargaan tersebut disematkan langsung Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kepada para tenaga pendidik yang didampingi oleh Wakil Bupati Gowa, H. Abd Rauf Malaganni dan beberapa anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Pendidikan, Salam mengatakan pemberian penghargaan tersebut rutin dilakukan diberikan kepada guru dan kepala sekolah yang telah mengabdi 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun ke atas.

“Setiap tahun bertepatan dengan Hardiknas kita selalu menganugerahkan satya lencana. Tahun ini sebanyak 151 mendapatkan satya lencana, mulai dari 10 tahun hingga 30 tahun masa pengabdian,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Adnan yang ditemui disela-sela peringatan Hardiknas tahun 2019 mengatakan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional merupkan sebuah Momentum untuk menjadikan kualitas pendidikan di Gowa semakin maju.

“Peringatan hari pendidkan nasional ini kita jadi sebagai momentum untuk menjadikan Gowa Sebagai Kabupaten Pendidikan. Kita berharap kuliatas guru semakin baik, begitupun dengan sumber daya manusianya,” ujar Bupati Adnan.

Sementara itu, salah satu penerima satya lencana, Syamsurya, Guru SDI Lompoa Kecamatan Bontolempangan, mengaku sudah ketiga kalinya mendapatkan satya lencana tersebut.

“Alhamdulillah saya sudah mengabdi 33 tahun dan mendapatkan satya lencana ini sebanyak tiga kali, pastinya sangat berterima kasih, karena ini sebagai tanda Pemkab Gowa selalu mengapresiasi kita para guru,” ungkapnya.(*)


BACA JUGA