ilustrasi

Gara-Gara Sapi, Dua Lelaki Adu Parang di Tanralili

Senin, 13 Mei 2019 | 10:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Seorang lelaki paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam kebunnya kemarin sore sekitar pukul 16.35 Wita. Adalah Daeng Salla (54), warga Dulang, Borong, Kecamatan Tanralili, Maros.

Ia ditemukan tewas bersimbah darah dan sejumlah luka bekas sabetan benda tajam di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Tanralili Ipda Wahyudin, mengatakan bahwa korban meninggal dunia setelah cekcok yang berujung adu parang dikebunnya sore hari kemarin.

Di mana, saat kejadian korban tengah berada di kebunnya sekitar pukul 16.00 Wita. Saat di kebun, sejumlah sapi yang diketahui merupakan milik dari Abd Rahman (53), warga Dulang, Borong, masuk ke dalam kebun Daeng Salla.

Tidak lama berselang, pemilik sapi (Abd Rahman) pun datang dan terjadilah cekcok yang berujung saling parang.

“Korban meninggal mengalami sejumlah luka sabetan pada tangan kiri dan jari tangan kanan putus. Sementara pelaku, luka sabetan pada bagian kepala,” kata Ipda Wahyudin, Senin (13/5/2019).

Usai baku hantam korban langsung tersungkur berlumuran darah sementara pelaku mencari pertolongan ke rumah warga terdekat yakni Haris, kemudian diantarkannya ke Mapolsek Tanralili.

“Usai kejadian pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek lalu kemudian di bawah ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan,” katanya.

Personel Polsek setelah menerima laporan tersebut langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sejumlah barang bukti berupa parang, badik dan juga bambu yang berlumuran darah diamankan polisi.

Saat ini, lanjut Ipda Wahyudin, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tanralili, untuk selanjutnya proses hukum.(*)