Peletakan batu pertama pengerjaan paving blok di Jalan Mustafa dg Bunga, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Senin (20/5/2019)

Kecamatan Somba Opu Dapat Kucuran Dana Rp18 M untuk Program Kotaku

Senin, 20 Mei 2019 | 23:30 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Sebanyak 10 kelurahan di Kecamatan Somba Opu mendapatkan kucuran dana sebesar Rp18 miliar untuk program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan Rp1 miliar untuk replikasi kotaku dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

“Kesepuluh kelurahan tersebut yakni, Kelurahan Romangpolong, Samata, Paccinongang, Tombolo, Katangka, Kalegowa, Pandang-pandang, Sunggguminasa, Batangkaluku, Tompo Balang. Namun untuk tahap pertama hanya enam kelurahan saja yang anggarannya telah dicairkan sesuai Dipa yang tersedia sebesar 8,050 M sisanya 4 kelurahan lainnya menunggu DIPA tambahan,” ujar Koordinator Kotaku Wilayah IV Sulsel, Nurliah Ruma dalam acara peletakan batu pertama pengerjaan paving blok di Jalan Mustafa dg Bunga, Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Senin (20/5/2019).

Lanjut Nurliah, untuk di Kelurahan Romangpolong, yang termasuk dalam pekerjaan program Kotaku saat ini antara lain pengerjaan peningkatan Jalan, drainase, air bersih dan penataan wilayah dalam rangka merubah wajah-wajah permukiman kumuh menjadi permukiman yang layak, berkelanjutan dan produktif.

“Paket yang terkena peletakan batu pertama ini menelan anggaran sebesar Rp748.250.000 yang bersumber dari dana BPM sebesar Rp623.250.000 dan swadaya masyarakat sebesar Rp125.000.000. Dan akan dikerjakan kurang lebih 120 hari ke depan atau sekitar empat bulan terhitung mulai tanggal 22 April hingga 6 September 2019, yang terdiri dari peningkatan jalan, drainase, dan penataaan lainnya,” lanjutnya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin menyampaikan bahwa dua tahun lalu Dinas Perkimtan telah dibentuk oleh pemerintah daerah untuk mengawal secara teknis program Kotaku yang ada di Kabupaten Gowa.

“Inilah sehingga kami hadir di tempat ini dalam rangka peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pekerjaan program Kotaku, karena salah satu tugas utama dari dinas kami yakni mengawasi, melihat, serta mensukseskan program Kotaku di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Sekadar diketahui, program Kotaku merupakan program pemerintah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sebagai program lanjutan dari program PNPM mandiri perkotaan.

“Saat ini, penanganan permukiman kumuh menjadi tantangan yang rumit bagi pemerintah kota/kabupaten, karena selain merupakan masalah, di sisi lain ternyata merupakan salah satu pilar penyangga perekonomian kota,” jelas Bang Doel sapaan akrab Kadis Perkimtan Gowa.

Dirinyapun berharap masyarakat yang bermukim di sini ikut mengawasi dan memelihara apa yang telah pemerintah berikan. 

“Jadi tolong kita jaga apa yang pemerintah telah berikan dan upayakan untuk kita semua, karena di sini ada nilai dari swadaya masyarakat,” tambah Kadis Perkimtan Gowa.

Turut hadir di peletakan batu pertama tersebut, Lurah Romangpolong, Syamsuddin beserta jajarannya, Leader Kotaku Prov Sulsel, Kalla Manta, serta beberapa perwakilan BKM yang ada di Kecamatan Somba Opu.(*)


BACA JUGA