Salah satu penerima manfaat Rumah Zakat, Jumiati (74)

Ditinggal Anak Jadi TKI, Nenek Jumiati Teteskan Air Mata Terima Bingkisan Lebaran

Selasa, 21 Mei 2019 | 21:29 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Salah satu penerima manfaat Rumah Zakat, Jumiati (74) mengaku terharu saat menerima bingkisan Rumah Zakat. Sesekali bahkan ia nampak meneteskan air mata.

“Panjang umurki nak, baik hidup ta,” ucapnya sambil memeluk fasilitator Kesehatan Rumah Zakat, Salmiah.

Selama ini, Nenek Jumiati bertahan hidup dengan mengandalkan kiriman anaknya yang merantau menjadi TKI. “Saya senang sekali nak. Alhamdulillah, terima kasih Rumah Zakat,” ucapnya.

Kali ini, Rumah Zakat menyalurkan 9 Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) di Kelurahan Rappokalling, KecamatanTallo Makassar, Selasa (21/5/2019).

Lain halnya dengan Daeng Ti’no (70), ketika Salmiah datang, dia sedang menjaga cucu-cucunya yang ditinggal sang ibu untuk bekerja di sebuah toko kue. Selama ini beliau tinggal dengan anaknya di rumah kontrakan berukuran 3×5 meter.

Sedangkan menantunya sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Beberapa kali Daeng Ti`no menangis dan mendoakan Rumah Zakat agar bisa lebih banyak membantu orang yang tidak mampu.

“Doakan ya bu, agar Rumah Zakat bisa membagi lebih banyak,” ucap perempuan yang akrab disapa Mia ini.

Branch Manager Rumah Zakat Makassar, Amir mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyaluran program hingga akhir Ramadan. Oleh karena itu, Rumah Zakat akan terus membuka donasi berupa zakat, sedekah, infaq dan dana sosial lainnya.

Hingga pekan kedua Rumah Zakat berhasil menyalurkan 2368 paket Ramadan di berbagai titik di Sulawesi Selatan, Jumat (17/5/2018).

Amir menambahkan ribuan paket ini disalurkan melalui berbagai program, di antaranya program Kado Lebaran Yatim (KLY) sebanyak 218 paket, paket Buka Puasa Bersama sebanyak 2000 paket, Syiar Quran sebanyak 120 paket.

Selain itu, ada juga penyaluran program Janda Berdaya sebanyak 6 paket, Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK) sebanyak 23 paket, dan Ramadan Bebas Hutang (RBH) 1 orang.(*)