Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi BI Sulsel, Johnson Pasaribu

BI Sulsel Dukung Pengembangan UMKM di 11 Kabupaten

Senin, 10 Juni 2019 | 18:09 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dalam rangka menjaga kestabilan rupiah, Bank Indonesia Sulawesi Selatan telah melakukan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi pelaku-pelaku usaha di beberapa kabupaten. 

Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi BI Sulsel, Johnson Pasaribu mengatakan, pengembangan UMKM ini diarahkan untuk mendukung UMKM yang bergerak di komoditas pangan dalam rangka mengurangi tekanan inflasi dari sisi pasokan.

“BI juga mendorong UMKM berorientasi ekspor dan mendukung pariwisata dalam mengurangi CAD, mendorong peningkatan akses keuangan, pengembangan UMKM Syariah, pemanfaatan teknologi, serta mendorong keikutsertaan dalam event dan pameran international,” jelasnya, Senin (10/6/2019).

Salah satunya, di Kabupaten Pinrang telah dilakukan peningkatan produktivitas dan kualitas ikan Bandeng melalui implementasi sistem dan teknologi budidaya ikan Bandeng sesuai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan ramah lingkungan.

“Kemudian dilakukan juga peningkatan kapasitas dan keterampilan UMKM pembudidayaan ikan Bandeng/pendamping UMKM/penyuluh perikanan pada aspek teknis budidaya, dan pengendalian penyakit, serta peningkatan pengetahuan dan wawasan UMKM pembudidaya ikan Bandeng pada aspek pemasaran, aspek keuangan & pemanfaatan skim kredit UMKM,” tukasnya.

Adapun ke-11 kabupaten yang saat ini tengah dikembangkan antara lain klaster Kopi Arabika Toraja di Rantepao Toraja Utara, klaster ikan Bandeng di Kab. Pinrang, Kemandirian Ekonomi Pesantren Budidaya Buah Naga DDI & BMT di Kab. Barru, Kemandirian Eko Pesantren Olahan Jeruk & BMT Kab. Pangkep, dan klaster LED Udang di Kab. Pangkep.

Selain itu, juga ada klaster cabai di Luwu Timur, UMKM rumput laut di Palopo, klaster beras di Gowa, Kemandirian Ekonomi Pesantren Usaha Pengolahan Sampah As’adiyah di Wajo, LED Kain tenun Sutra di Wajo, klaster ikan Bandeng di Bone, klaster padi di Wajo, UMKM sektor kelautan dan perikanan di Selayar, serta pemberdayaan UMKM di Makassar.(*)


BACA JUGA