Manager Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI) Nursandy

Popularitas Figur Baru Masih Minim

Jumat, 28 Juni 2019 | 11:08 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Popularitas figur lama di Pilwali Makassar masih mendominasi. Diantaranya Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Andi Rachmatika Dewi dan Irman Yasin Limpo.

Manager Strategi dan Pemenangan JSI, Nursandy menilai, empat nama-nama itu masih menjaga jaringan politiknya hingga saat ini.

Sejauh pengamatan Sandy figur baru belum signifikan, pasalnya kerja politik yang dilakukan figur baru cenderung belum massif memasuki akar rumput.

“Saat ini terlihat, lebih banyak bermanuver membuka ruang komunikasi dengan elite-elite partai dan tokoh masyarakat,” kata Nursandy, Jumat (28/6/2019).

Meski demikian, waktu yang masih lama sangat menguntunkan figur baru untuk mengejar popularitas figur lama.

“Figur lama hingga kini masih unggul. Figur baru masih punya surplus waktu untuk menaikkan tren elektoralnya. tergantung seperti apa langkah strategis yang ditempuh,” bebernya.

Ada sejumlah nama figur baru yang menonjol di mata Sandy, salah satunya adalah Sukriansyah. Sandy menilai Sukriansyah berhasil menarik perhatian publik.

“Sukriansyah Latief sebagai pendatang baru cukup sukses mencuri perhatian publik. bahkan bisa dikatakan kehadirannya mengungguli figur baru lainnya,” bebernya.

Hanya saja Sukriansyah perlu menggenjot kerja politiknya lebih masif lagi untuk mengejar popularitas figur lama.

“Tetapi kerja-kerja politiknya masih perlu digenjot untuk bisa bersaing dengan figur lama. Masih sebatas popularitas jika konteks pembicaraannya soal UQ. Kalau figur lama sudah punya modal popularitas dan elektabilitas,” ujar Sandy.

Pada intinya keberadaan figur baru masih memiliki peluang mengungguli figur lama sepanjang menjalankan strategi yang tepat.

“Saya kira masih sangat cair dan dinamis pilwali makassar, kita tunggu saja mengerucutnya nama-nama figur yang menguat dan berpeluang berkontestasi,” tandas sandy.(*)


BACA JUGA