Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjadi salah satu narasumber dalam Rakernas DPP KNPI, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (29/6/2019)

Narasumber di Rakernas KNPI, Bupati Adnan Berbagi Tips Jadi Pemimpin Milenial

Sabtu, 29 Juni 2019 | 21:01 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

JAKARTA, GOSULSEL.COM — Selain menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (29/6/2019), Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan juga dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Bupati Adnan yang juga Wakil Ketua Bidang Hubungan Dalam Negeri DPP KNPI ini membawakan materi ‘Kepemimpinan Milenial dalam Memajukan Daerah’. Di hadapan peserta Rakernas, Adnan yang merupakan Bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia ini berbagi tips cara menjadi pemimpin di era milenial.

“Kepemimpinan milenial merupakan kepemimpinan yang berbeda dengan kepemimpinan yang lain atau pemimpin-pemimpin yang sebelumnya. Saya juga begitu harus memiliki legacy dan Insya Allah melakukan yang lebih baik dan memiliki pemikiran yang panjang serta membawa perubahan tidak hanya untuk 5 hingga 10 tahun mendatang tetapi sampai 10 hingga 20 tahun mendatang sehingga kita bisa membangun bangsa dan negara kita,” ujar Adnan.

Lanjutanya, di era milenial seorang pemimpin harus memiliki karakter yang berbeda dengn pemerintahan yang lalu sebab saat ini era teknologi dan digital sehingga harus mengikuti perkembangan zaman. Apalagi menurutnya sekitar 58% penduduk Gowa sudah mulai melek teknologi sehingga dalam mensosialisasikan program-program pemerintah daerah juga melalui media sosial.

“Sekarang betul-betul ruang umum secara terbuka dan kita dipaksa untuk mengikuti perkembangan zaman yang ada untuk mengakomodir apa yang menjadi aspirasi mayarakat seperti dengan memanfaatkan media sosial, kita harus melek teknologi dan update dengan media sosial yang menjadi wadah untuk mensosialisasikan program dan rencana program yang akan dilakukan pimpinan daerah dalam menangkal berita-berita hoax yang beredar,” lanjutnya.

Namun yang tidak kalah pentingnya, menurut orang nomor satu di Gowa ini dalam bekerja harus memiliki niat yang tulus dan ikhlas.

“Kalau kita bekerja didasari niat yang baik, tulus dan ikhlas jangan takut dengan kegagalan, karena dengan niat yang baik, tulus dan ikhlas maka kegagalan akan menjauh dari kita,” ungkap Adnan.

Selain itu pada kesempatan tersebut, Bupati Adnan juga berbagi kisah tentang perjalanan kariernya di dunia politik. Di hadapan peserta Rakernas, Adnan mengungkapkan awal mula ia masuk dunia politik di usia 23 tahun sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah pengalaman saya di dunia politik sudah mencapai kurang lebih 10 tahun, dimulai pada usia 23 tahun sebagai anggota DPRD Sulsel hingga dua periode meskipun hanya 1 tahun kemudian mencalonkan sebagai Bupati Gowa dan pasangan independen pertama di Sulsel yang dilantik pada tahun 2016 pada usia 29 tahun,” terang Adnan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI, Noer Fajriansyah mengapresiasi kisah inspiratif yang disampaikan oleh Bupati Adnan. Ia berharap dapat memotivasi para pemuda KNPI untuk memperbaiki niat yang baik, tulus dan ikhlas serta bersungguh-sungguh jika ingin menjadi seorang pemimpin di daerahnya masing-masing dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara kita.

Selain Bupati Adnan, hadir juga sebagai narasumber Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim dan Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran.(*)


BACA JUGA