Pembangunan kolam retensi atau aquapond hasil kerjasama Pemprov Sulsel dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) di halaman Kantor Gubernur Sulsel

Progres Pengerjaan Cepat, Uji Coba Aquapond Kantor Gubernur Dilakukan Oktober

Jumat, 12 Juli 2019 | 21:55 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pembangunan kolam retensi atau aquapond hasil kerjasama Pemprov Sulsel dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) di halaman Kantor Gubernur Sulsel sudah mencapai 50 persen. Progres pengerjaannya terbilang cukup cepat.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, Andi Dharmawan Bintang mengatakan saat ini kontraktor pelaksana sementara merampungkan pemasangan modul penampungan.

“Modul itu hari ini rencana terpasang 100 persen. Kemudian lantai mau dicor dulu untuk mencegah kebocoran. Serta bagian atas lantai penutup. Secara keseluruhan September sudah rampung. Musim hujan mulai Oktober sudah mulai akan diujicoba,” kata Darmawan, Jumat (12/7/2019).

Aquapond ini merupakan struktur bangunan berkonstruksi beton dengan ukuran 8x70x2 meter yang mirip bak tertutup untuk menampung air. Adapun kapasitas kolam pencegah genangan air ini sebesar 1120 meter kubik.



“Dengan daya tampung ini, bisa menampung air hujan deras selama dua atau tiga jam yang sering tergenang di Jalam Urip Sumoharjo,” jelasnya.

Sambil menyelesaikan pembangunan aquapond, Pemprov Sulsel juga sedang berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar terkait perbaikan saluran pembuangan sepanjang Jl Urip Sumoharjo ke arah Sungai Pampang.

“Kita juga koordinasi dengan Pemkot Makassar untuk pembangunan pintu air di Sungai Pampang,” lanjut Darmawan.

Darmawan menyebutkan pembangunan aquapond yang merupakan hibah Pemerintah Jepang dengan menggunakan teknologi tercanggih. Sehingga pembangunannya terbilang cepat dan mudah dilakukan.(*)