Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, pada Puncak kegiatan Hari Anak Nasional yang dihelat di Lapangan Karebosi Makassar, Selasa (23/7/2019)

Gubernur NA Klaim Sulsel Menuju Provinsi Layak Anak

Selasa, 23 Juli 2019 | 14:18 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) menyebut Sulsel menuju provinsi yang layak anak. NA juga menyampaikan bila tabungan masa depan untuk Indonesia bukanlah harta benda atau uang, tetapi anak muda yang berkualitas. Hal ini ditekankan NA saat puncak kegiatan Hari Anak Nasional yang dihelat di Lapangan Karebosi Makassar, Selasa (23/7/2019).

“Kami menyadari bahwa anak adalah masa depan bangsa yang harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan. Kami sadar bahwa tabungan masa depan bangsa bukanlah uang melainkan generasi muda yang berkualitas,” kata NA dalam sambutannya.

Olehnya itu, Nurdin meyakini bila Sulawesi Selatan akan menjadi provinsi yang layak anak.

“Sulawesi Selatan telah berkomitmen sejak lama dan akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Sulawesi Selatan menjadi Provinsi Layak Anak,” ungkapnya. 



Nurdin Abdullah juga berharap bupati dan wali kota di Sulsel agar terus meningkatkan komunikasi serta sinergi yang baik untuk pemenuhan kabupaten kota layak anak. 

“Seluruh Bupati dan Wali kota juga akan berusaha untuk terus meningkatkan upaya sinergis dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Sulawesi Selatan,” ujar mantan Bupati Bantaeng tersebut.

Menurut Nurdin, perkembangan teknologi masa kini salah satunya ditunjukkan dengan banyaknya start up yang melakukan gebrakan menggunakan teknologi baru. Selain itu munculnya sosok muda yang memimpin perusahaan dinilai dapat menjadi gambaran masa depan bagi generasi muda saat ini.

“Anak-anak yang saya cintai, anda adalah generasi yang akan memimpin era emas bonus demografi usia produktif Indonesia. Di tangan anda saya titipkan Indonesia berlanjut menjadi bangsa pemimpin, bangsa berdaulat dan bangsa yang sejahtera,” pungkas alumni Universitas Jepang itu. 

Turut hadir pada acara tersebut, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Menteri Tenaga Kerja, Pelayanan Sosial dan Keluarga Turki Zehra Zumrut Selcuk, Gubernur dan Bupati Wali Kota se-Indonesia, Anggota FORKOPIMDA Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, Kepala OPD Lingkup Provinsi dan Kabupaten Kota serta para Tokoh Pemerhati Anak Sulawesi Selatan.(*)