Suasana SMP Negeri 1 Pallangga diabadikan usai Kadis Pendidikan Gowa, Dr Salam melakukan kunjungan mendadak (sidak) di sekolah itu, Rabu (28/8/2019)

Kadis Pendidikan Gowa Sidak SMP Negeri 1 Pallangga

Rabu, 28 Agustus 2019 | 22:04 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Rentetan sorotan terhadap SMP Negeri 1 Pallangga memantik perhatian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Dr Salam. Salam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 1 Pallangga, Rabu (28/8/2019).

Informasi yang diperoleh, Salam melakukan sidak sekitar pukul 09.30 Wita. Sidak Salam diawali dengan berkeliling melihat kondisi sekolah. Semua ruangan dia periksa. Mulai ruangan guru dan kelas. Setelah itu, Salam melakukan pertemuan dengan kepala sekolah serta seluruh guru dan staf SMP Negeri 1 Pallangga.

muhammad-ismak

Salam mengatakan, sidak itu terkait pelbagai permasalahan yang terjadi di SMP Negeri 1 Pallangga. Salah satunya mengenai kebijakan kepala sekolah yang menganjurkan siswanya tidak mengenakan jilbab besar.

“Saya ingin tahu langsung dari kepala sekolah asal mula sehingga ada siswanya yang menggunakan jilbab besar,” ujar Salam.



Salam membeberkan, adanya siswa mengenakan jilbab besar bermula dari program kajian di sekolah. Program kajian ini melibatkan salah satu ormas Islam. Namun belakangan, pihak Kepsek melihat ada perubahan sikap terutama dari siswa yang ikut kajian. 

“Selain menutup diri dengan jilbab besar, mereka juga terlihat menghindari orang yang dianggap tidak sepaham dengan pemahaman doktrin yang diperolehnya dari kajian. Perubahan inilah dianggap ekstrim. Makanya Kepsek mengeluarkan anjuran ke siswa agar tidak mengenakan jilbab besar ke sekolah,” beber Salam. 

Dosen UNM itu pun mengakui bahwa anjuran agar siswa tidak mengenakan jilbab besar itu tidak salah. Sudah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Permendikbud) RI. Hanya saja, yang disesalkan Salam, kebijakan Kepsek SMP Negeri 1 Pallangga itu tidak dikoordinasikan ke pihak Dinas Pendidikan Gowa.

“Kebijakan Kepsek tak melanggar aturan.  Sesuai Permendikbud. Hal itu juga demi keseragaman. Namun kebijakannya itu tanpa koordinasi ke kita (Dinas Pendidikan Gowa,red),” ungkap Salam.

Selain soal anjuran kebijakan siswa agar tidak mengenakan jilbab besar, Salam juga menanyakan seputar pelaksanaan proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Pallangga. Begitu juga tentang kondisi lingkungan sekolah. Termasuk menyinggung permasalahan saat penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Pallangga. 

“Itu tadi saya keliling ke seluruh ruangan di dalam SMP Negeri 1 Pallangga. Total 33 ruangan saya datangi,” sebutnya.

Terkait soal anjuran agar siswa tak mengenakan jilbab besar, diakui Salam tidak berpengaruh terhadap perkembangan proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Pallangga. Sejauh ini, proses belajar mengajar berjalan baik dan lancar.(*)

BACA JUGA