Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos) gelar Dialog Goes To Campus bersama RRI Makassar di Aula Fakultas Hukum Unibos, Lantai 5 Gedung I, Kamis (29/8/2019)

FH Unibos Bahas Peran Perguruan Tinggi dalam Penguatan NKRI

Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:50 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Dila Bahar - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sebagai kegiatan rutin tahunan, Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos) gelar Dialog Goes To Campus bersama RRI Makassar. Kegiatan yang diikuti 53 mahasiswa FH Unibos ini dilaksanakan di Aula Fakultas Hukum Unibos, Lantai 5 Gedung I, Kamis (29/8/2019).

Dialog yang diusung dengan tema Peran Perguruan Tinggi Membina Kader Pemimpin Bangsa Dalam Rangka Penguatan NKRI ini melibatkan tiga pemateri termasuk, Wakil Rektor III Unibos Dr Abd Haris Hamid, SH.,MH, Dekan Fakultas Hukum Unibos, Dr. Ruslan Renggong, SH.,MH dan Ketua Prodi Ilmu Hukum Unibos St. Zubaidah, SH.,MH.

muhammad-ismak

Dalam kegiatan ini para pemateri memberi arahan kepada mahasiswa sebagai kaum akademisi yang memiliki peran dalam mempertahankan kekuatan NKRI yang dikaitkan dengan berbagai tantangan  Indonesia saat ini.

Ketua Prodi Ilmu Hukum Unibos menuturkan “Kita sekarang sudah memasuki era digital yang tidak terlepas dari smartphone. Di sini kita dapat mengakses literasi dengan mudah. Namun dengan era yang seperti ini, meski sudah merdeka tetapi kita masih menghadapi penjajah yang tidak berwajah. Kejahatan konfensional yang dulu selalu terjadi kini berubah menjadi kejahatan modern. Salah satu contohnya yaitu berbagai pencemaran melalui hoax, pornografi, diskriminasi dan ini menjadi sumber pemecah kesatuan,” ungkap St. Zubaidah, SH.,MH.



Hal tersebut juga dibahas oleh Wakil Rektor III Unibos, Dr. Abd. Haris Hamid, SH.,MH. “Kita ini sebagai kaum akademisi sadar bahwa perang saat ini bukan lagi perang senjata. Kita sudah masuk ke era perang asimetris yang tidak setara dengan persenjataan. Indonesia jika ingin diperangi, jangankan dihadapkan dengan senjata tetapi kaum muda dirasuki narkoba, hoax dan lain-lain juga sudah bisa memerangi bangsa. Oleh karena itu, yang perlu kita antisipasi adalah bagaimana karakter bangsa yang kuat, jujur, cerdas, tegas ini harus tetap kita tegakkan. Harus memilah mana yang baik dan sebaiknya untuk memerangi tantangan bangsa saat ini mahasiswa harus katakana tidak pada hoax, narkoba, korupsi, plagiarism, radikalisme dan intoleran,” ungkapnya.

Menanggapi tugas mahasiswa sebagai penerus bangsa yang erat kaitannya melaksanakan perwujudan tri dharma perguruan tinggi, dekan FH Unibos juga memberi arahan kepada mahasiswa bagaimana memanfaatkan peluang untuk memerangi tantangan yang terjadi saat ini.

“Kita ini menginginkan mahasiswa untuk menguatkan NKRI dengan perwujudan penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini bisa membantu bangsa menjawab tantangan yang terjadi saat ini. Kita gunakan penelitian sebagai jawaban ilmiah dari masalah yang dihadapi dan menggunakan pengabdian masyarakat sebagai bentuk pengembangan kehidupan bangsa”, kata Dekan FK Unibos, Dr. Ruslan Renggong, SH.,MH.(*)