Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menjadi narasumber pada Konferensi Nasional Bantuan Hukum II, di Prime Plaza Hotel Sanur Denpasar, Bali, Rabu (11/9/2019)
#

Narasumber Konferensi Nasional, Bupati Sinjai Paparkan Ide Perkuat Bantuan Hukum di Indonesia

Rabu, 11 September 2019 | 23:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

SINJAI, GOSULSEL.COM — Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menjadi  narasumber pada Konferensi Nasional Bantuan Hukum II, di Prime Plaza Hotel Sanur Denpasar, Bali, Rabu (11/9/2019).

Lulusan Master in Law, Monash University, Melbourne Australia ini memaparkan Standar Layanan Bantuan Hukum Gratis di Kabupaten Sinjai.

muhammad-ismak

Andi Seto menjelaskan bagaimana Pemda Kabupaten Sinjai melakukan inovasi dengan memberikan bantuan hukum gratis bagi keluarga miskin.

Bupati yang berlatar belakang advokat dan pengusaha ini juga memaparkan berbagai ide dan gagasan untuk memperkuat bantuan hukum di Indonesia di masa depan.



Dalam paparannya, Bupati Sinjai mendapat apresiasi yang sangat positif dari para peserta konferensi dan berharap semua daerah bisa mencontoh hal tersebut, di lain hal beliau meminta kepada pemerintah pusat untuk dapat menjadikan program ini menjadi program wajib bagi daerah dan dianggarkan lewat APBN dan APBD.

Pada Konferensi Nasional Bantuan Hukum II ini, Bupati Sinjai merupakan satu-satunya Kepala Daerah di Indonesia yang menjadi narasumber.

Narasumber lainnya adalah Sekretaris Mahkamah Agung, Kabareskrim, Jaksa Agung Muda bidang Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Kapus Penyuluhan dan Bantuan Hukum BPHN, Staf Ahli Bappenas, Pakar Hukum dari Universitas Udayana, serta Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Konferensi ini dihadiri aktivis NGO, Perwakilan Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah, Perwakilan dari Kanwil Hukum dan HAM se-Indonesia.

Sebelumnya, Bupati Sinjaj juga telah menjadi pembicara terkait bantuan hukum gratis pada Word Justice Forum VI, yang diselenggarakan Word Justice Project  di Word Justice Forum Convention Center, Den Haag, Belanda pada bulan Mei lalu.(*)