Undangan tertanggal 18 September 2019, Nomor 005/5250/BKD itu ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani

Hasbi di Jakarta, Nurdin Abdullah Batal Mutasi Kadis PLH

Rabu, 18 September 2019 | 22:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah terpaksa harus mengurungkan niatnya melakukan mutasi Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) Sulsel. Sedianya pergeseran kepala OPD itu digelar Rabu (18/9/2019). Namun, batal dilaksanakan karena pejabat yang akan dimutasi tidak berada di Makassar.

Undangan pelantikan pejabat tersebut sudah beredar di lingkup Kepala OPD Pemprov Sulsel Rabu pagi. Undangan tertanggal 18 September 2019, Nomor 005/5250/BKD itu ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani dan diedarkan melalui grup whatsapp kepala OPD Pemprov Sulsel.

Isinya, undangan pelaksanaan acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi Pratama eselon II lingkup Pemprov Sulsel. Dalam undangan tersebut disebutkan jika pelantikan akan dilaksanakan pukul 13.00 Wita bertempat di Ruangan Kerja Sekda Sulsel.

Namun pelantikan tak kunjung dilaksanakan. Ternyata, prosesi yang menentukan nasib pejabat eselon II tersebut ditunda. Informasi penundaannya juga disampaikan lewat grup WA kepala OPD.



Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekda Sulsel Abd Hayat Gani membenarkan jika pelantikan ditunda. 

“Kita tunda Kamis karena pejabat yang akan dilantik masih ada di Jakarta,” ungkap Abdul Hayat.

Ketika didesak untuk menyebut nama pejabat yang akan digeser dari jabatannya, Hayat enggan membeberkannya.

“Lihat mi besok (hari ini). Akan dilaksanakan jam 8 pagi. Datang mi liput ki,” ungkap Abdul Hayat.

Kendati tak mendapat kepastian pasti siapa yang bakal digeser, namun beredar informasi jika pejabat yang dimaksud adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulsel, Andi Hasbi Nur.

Ketika dikonfirmasi, Hasbi membenarkan jika dirinya memang menerima informasi melalui whatsapp dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) perihal rencana mutasinya, Selasa (17/9).

“Iya, saya terima pemberitahuan tersebut Selasa. Namun saya masih berada di Jakarta karena menghadiri suatu kegiatan. Hari Rabu baru kembali ke Makassar. Jadi, acaranya ditunda Kamis,” ungkapnya singkat, kemarin.

Diapun tidak ingin berkomentar lebih jauh lagi perihal mutasi dirinya tersebut.

Menurut rencana, Hasbi akan dimutasi sebagai staf ahli, mengisi posisi kosong yang ditinggalkan Jufri Rahman yang saat ini berkarir di Kemenpan RB. Untuk sementara, Hasbi akan digantikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Andi Sarrafah sebagai pelaksana tugas (Plt).(*)