Sebanyak 50 peserta dari perwakilan masing-masing OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengikuti pelatihan dasar jurnalistik dengan tema "Jurnalistik sebagai Media Komunikasi Berita Pembangunan Daerah". Kegiatan ini digelar Humas Pemkab Maros di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu (25/9/2019)/FOTO/YUSUF

Humas Pemkab Maros Latih Pegawai OPD Cara Menulis

Rabu, 25 September 2019 | 13:44 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM- Sebanyak 50 peserta dari perwakilan masing-masing OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengikuti pelatihan dasar jurnalistik dengan tema “Jurnalistik sebagai Media Komunikasi Berita Pembangunan Daerah”. Kegiatan ini digelar Humas Pemkab Maros di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu (25/9/2019)

Pada acara workshop tersebut dihadiri langsung Assiten III Pemkab Maros Sulaiman Samad dan Narasumber dari aktivis jurnalis Upi Asmaradhana serta Imam Dzulkifli.

muhammad-ismak

Kabag Humas Pemkab Maros Darmawati Sukiman mengatakan, Pelatihan dasar-dasar jurnalistik dilaksanakan agar disetiap OPD Pemkab Maros memiliki tenaga kehumasan yang mampu merilis pemberitaan demi pembangunan daerah.

“Melalui pelatihan ini setiap OPD mampu memberikan kontribusi, informasi yang terkait dengan berbagai pencapaian dan program kegiatan di masing-masing Pemerintah Daerah yang akan di sampaikan kepada public menggunakan metode jurnalistik yang baik dan benar,” katanya.

Ia berharap, melalui pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan admin dan operator sebagai kontributor berita dan informasi serta data public sehingga menjadi satu kesatuan informasi pembangunan daerah yang akan di sajikan secara baik dan benar.

Sementara itu Upi Asmaradhana mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan perubahan mendasar dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Olehnya itu, memiliki kemampuan menulis salah satu upaya untuk mencegah informasi yang dapat merusak tatanan bangsa.

“Pentingnya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki kemampuan menulis yang baik merupakan salah satu upaya dalam mencegah berbagai informasi yang tidak benar atau hoaks,” ujar Upi. (*)