FOTO: Anggota DPRD Makassar dari Partai Perindo, Dra. Hj. Kartini bersama dua rekannya disela-sela kegiatan orientasi pembekalan anggota DPRD Makassar/Rabu, 25 September 2019/Ist

Ikuti Orientasi DPRD Makassar, Kartini Sebut Jadi Modal Besar Bekerja untuk Rakyat

Rabu, 25 September 2019 | 21:47 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sebanyak 49 anggota DPRD Makassar periode 2019 – 2024 yang baru saja dilantik mengikuti orientasi pembekalan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Sekretariat DPRD Kota Makassar di Hotel Ibis, Jalan Sam Ratulangi, Makassar.

Kegiatan ini berlangsung tanggal 23 hingga 27 September 2019. Anggota DPRD baru maupun incumben terlihat antusias mengikuti orientasi pembekalan itu.

Anggota DPRD baru dari Partai Perindo, Dra. Hj. Kartini yang dikonfirmasi dilokasi pelatihan mengatakan, pembekalan itu sangat bermanfaat bagi anggota DPRD, apalagi bagi mereka yang pendatang baru. Olehnya itu, dia betul-betul memanfaatkan kegiatan tersebut.

“Pembekalan ini sangat bermanfaat sekali bagi anggota DPRD yang baru, karna kami langsung mengetahui tugas dan fungsi anggota DPRD yang dapat langsung diimpelementasikan pada rapat dan kerja anggota DPRD,” kata istri mantan anggota DPRD Makassar, Dr. H. Muh Said ini, Rabu (25/9/2019).



Dia melanjutkan, setelah kegiatan orientasi pembekalan itu, pihaknya akan langsung bekerja untuk masyarakat Makassar, khususnya di Dapilnya, yakni Kecamatan Mariso, Mamajang dan Tamalate.

“Kita sebenarnya sudah bekerja. Tapi fokus pada persiapan internal di DPRD. yaitu, penyusunan Alat Kelengkapan Dewan. Insya Allah setelah ini (orientasi pembekalan), maka kami akan langsung bekerja sesuai dengan tugas-tugas DPRD,” ungkap dia.

Masih lanjut Hj. Kartini, pihaknya mewakiki masyarakat Makassar dengan cara partsipatif dan aspiratif. Olehnya, dia mengajak kepada masyarakat untuk terlibat menyampaikan aspirasi sebagai pertimbangan anggota DPRD menyuarakan kepetingan rakyat di DPRD.

“Untuk mendukung kerja kami di DPRD. Maka tentu sangat membutuhkan masukan yang konstruktif dari masyarakat,” tandasnya.(*)


BACA JUGA