Rei Wong Si Qi, salah satu mahasiswa Singapore Polytechnic yang sedang melakukan Learning Express di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa

Mahasiswi Cantik Asal Singapura Ini Mengaku Senang Tinggal di Gowa

Jumat, 27 September 2019 | 09:02 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Rei Wong Si Qi merupakan salah satu mahasiswa Singapore Polytechnic yang sedang melakukan Learning Express di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.

Rei bersama sejumlah temannya dari Singapore Polytechnic berada di Kabupaten Gowa selama 4 hari 3 malam. Mereka didampingi sejumlah dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Rei mengaku sangat menyukai suasana di Gowa bahkan tidak sedikit yang ingin kembali bertemu masyarakat setempat, khususnya di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu. Ia mengaku senang disambut antusias dan merasakan keramahan warga di daerah tersebut.

Selain itu, dirinya mengungkapkan selama empat hari tiga malam tinggal di rumah warga, kekeluargaan sangat nampak meskipun baru kenal. Apalagi semua alat yang digunakan sangat manual sehingga mengajarkannya lebih mandiri lagi dan semangat membuat inovasi yang berhubungan dengan hasil pertanian di sini.



“Kekeluargaannya sangat terasa, mengenai tugas kami, saya pribadi sudah memikirkan untuk membuat penyiraman air di kebun kol tanpa harus masyarakat capek lagi mengangkat secara manual,” katanya dengan Bahasa Inggris, usai closing ceremony program learning express, di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Rabu malam (26/9/2019).

Meskipun dirinya kesulitan berkomunikasi dengan masyarakat setempat, namun karena berkolaborasi dan didampingi dengan mahasiswa Unismuh Makassar semua tampak mudah.

Olehnya itu, ia berharap suatu saat jika diberi kesempatan ke Gowa dirinya orang pertama yang akan mengatakan setuju. Pasalnya, Rei sangat menyukai suasana kekeluargaannya ditambah makanannya, salah satunya perkedel dicampur dengan sambel tomat asli.

“Wow tentunya mau sekali, terutama ke Cikoro untuk cobain masakan warga di sana,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan, Muhammad Farhan, menurutnya, orang Gowa sangat ramah, bahkan masih ingin lebih lama lagi tinggal di Cikoro.

“Sebenarnya 4 hari 3 malam itu singkat sekali, rasanya saya belum mau pulang, masih ingin tinggal, tetapi karena sudah diatur mau bagaimana lagi, namun saya memiliki rencana kembali lagi suatu saat nanti,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA