Mahasiswa Bahasa dan Sastra se-Makassar Kumpul di Malino Diskusi Linguistik

Minggu, 29 September 2019 | 09:41 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (Himaprodi PBSI FBS UNM) menghelat Kemah Lisa (Linguistik dan Sastra) bersama dengan para pengurus Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia dari berbagai perguruan tinggi se-Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 27 hingga 29 September di Hutan Pinus Malino, Gowa.

Sekitar 40 peserta dari enam kampus hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Universitas Islam Makassar (UIM), Universitas muhammadiyah Makassar (Unismuh), Universitas Pancasakti, Universitas Bosowa (Unibos), dan beberapa perwakilan UNM.

Ketua Panitia, Amriyadi Anwar mengatakan kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya dilaksanakan sebagai strategi belajar konteks alam. Menurutnya hal tersebut sejalan dengan tema utama kegiatan, yakni “Dari Alam Kita Bumikan Bahasa dan Sastra melalui Narasi Persaudaraan”

“Kami telah mengonsep kegiatan sebaik mungkin. Selain dalam bentuk apresiasi sastra, nonton film, malam keakraban. Kami juga menyiapkan materi untuk merespon geliat linguistik dan sastra di era revolusi Industri,” ujar Mahasiswa PBSI angkatan 2017 ini.

Sementara itu, Ketua Umum Himaprodi PBSI Dedi Risaldi menuturkan bahwa Kemah Lisa kegiatan tersebut juga merupakan ajang silaturahmi para mahasiswa yang bergelut di dunia sastra maupun lingustik.

“Kami ingin, silaturahmi itu dibangun dimulai dari sebuah dialektika keilmuan. Termasuk membincang bagaimana kita berkontribusi untuk Indonesia melalui disiplin ilmu yang kita geluti,” ungkap mahasiswa yang baru saja memenangkan Pimnas 32 di Bali ini.

Sementara itu, Nur Aulya Irsyad salah seorang delegasi dari Unismuh Makassar mengaku sangat senang bisa bertemu dengan mahasiswa yang sevisi dengannya.

“Tentu, ini hal yang luar biasa bagi saya. Bukan hanya menambah keluarga baru, tapi kita bisa belajar banyak di sini,” cetusnya.

Beberapa teman diskusi yang dihadirkan, di antaranya Wakil Bupati Gowa, Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Ketua Prodi PBSI UNM, dan juga salah satu Dosen Sastra Indonesia Unismuh, Nurcholis alumni Universitas Indonesia (UI).

Ada pun item kegiatan yang disajikan, yaitu Malam Sastra, Bincang Sastra, Bedah Film, Malam Keakraban, dan Forum BSI se-Kota Makassar. (*)


BACA JUGA