Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Asri Sahrun Said

Tak Usulkan Formasi CPNS Guru, Begini Penjelasan Kepala BKD Sulsel

Kamis, 03 Oktober 2019 | 16:54 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengusulkan formasi usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Jumlahnya sebanyak 543 kuota formasi untuk tahun 2019.

Formasi ini terdiri dari jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 241 formasi, dan melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) 302 formasi. Khusus untuk CPNS hanya dibuka untuk tenaga fungsional sebanyak 151 orang dan pada tenaga teknis 90 orang. 

Pada formasi ini, tidak disediakan alokasi bagi tenaga pendidik. Hal tersebut baru diusulkan pada kebutuhan ASN melalui jalur PPPK. Sementara pada PPPK tenaga fungsional sebanyak 302 formasi, dengan rincian 156 orang khusus tenaga pendidik eks tenaga honorer K2. Sisanya penyuluh pertanian 62 orang dan tenaga kesehatan 84 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Asri Sahrun Said mengatakan Dinas Pendidikan memprioritaskan pengangkatan tenaga honorer menjadi guru melalui jalur PPPK.

“Itu usulan Disdik, PPPK yang diprioritaskan. Itukan pengusulan melalui e-formasi dari masing-masing instansi,” kata Asri ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (3/10/2019).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sulsel ini menjelaskan hingga saat ini belum ada balasan dari Kemenpan-RB terkait usulan Pemprov Sulsel. Termasuk jadwal pasti pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2019.

“Kalau surat belum ada (soal pengumuman). Masih mau dirapatkan dengan Pak Sekda dulu. Jadi belum bisa berkomentar,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengumumkan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 pada minggu keempat bulan Oktober. Kemudian dilanjutkan proses pendaftaran pada November dan proses seleksi pada Desember.(*)


BACA JUGA