Michael Reza Say - ​VP Corporate Affairs Gojek, Trinity Traveler - Inspirational Travel Writer & Blogger​ “Naked Traveller” ​& Film ​“Trinity The Nekad Traveler”, dan Anandita Danaatmadja - ​VP Regional Gojek Indonesia Bagian Timur, pada kegiatan Plesiran Bareng Gojek, di Goedang Popsa Cafe Makassar, Rabu (23/10/2019)

Ekosistem Gojek di Makassar Sukses Gerakkan Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:50 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Gojek terus melakukan pengembangan inovasi untuk memberikan pengalaman terbaik kepada penggunanya. Kini, Gojek tak lagi hanya sebagai aplikasi transportasi online, namun telah menjadi satu ekosistem layanan.

“Mimpi kita dari awal bagaimana UMKM-UMKM di Indonesia ini berdaya. Gojek bukan transportasi online saja, tapi kita sudah buka satu ekosistem. Jadi Gojek itu satu ekosistem yang terintegrasi yang menggerakkan barang, uang dan orang,” ujar VP Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say .

Dalam kegiatan Plesiran Bareng Gojek yang digelar di Kota Makassar, Rabu(23/10/2019), Gojek memperkenalkan layanan Golife yang telah ada di Makassar. Golife sebagai bagian dari ekosistem Gojek kini telah hadir dengan 6 layanan di Kota Makassar.

“Di Indonesia layanan Golife sudah banyak, tapi untuk Makassar kita masih terus mengembangkan. Gomassage, Goglam, Goclean, Goauto dan Gofix. Kurang lebih 6 layanan ini sudah bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Makassar,” jelasnya.

Inovasi teknologi juga berlaku pada layanan pesan-antar makanan GoFood. GoFood kini sudah berkembang lebih dari sekadar layanan pesan-antar makanan, tapi juga menjadi katalog kuliner terlengkap bagi konsumen dengan menawarkan hingga 12 juta pilihan menu dari 400.000 mitra merchant GoFood di Asia Tenggara.

“Ada kenaikan omzet ketika mereka masuk ke ekosistem Gojek, rata-rata 3,5 kali omzetnya meningkat, hanya dengan menggunakan aplikasi Gofood. Kalau kita melihat dari sisi transaksi pun luar biasa. Tahun lalu, data nasional ada 52 juta transaksi perbulan untuk Gofood.
Manfaat ini yang ingin kita tularkan ke UMKM khususnya di Makassar untuk join Gofood,” paparnya.

Dikatakannya, sebesar 96% merchant yang tergabung di Gofood adalah UMKM. “Target kita usaha rumahan bisa naik kelas jadi usaha kecil dan menengah. Kita selalu punya harapan mitra kita bisa naik kelas. Itu jadi mimpinya Gojek,” lanjutnya.

Hasil riset independen Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), memaparkan bahwa kontribusi mitra Gojek kepada perekonomian Makassar di tahun 2018 mencapai Rp 1,7 triliun. Kontribusi berasal dari selisih pendapatan mitra dari sebelum hingga setelah mereka bergabung di Gojek. Khusus Mitra UMKM Gofood kontribusinya Rp 808 milliar.

“Kontribusi mitra Gojek terhadap perekonomian Indonesia tahun 2018 adalah Rp55 triliun, ini berdasarkan research dari lembaga demografi Universitas Indonesia (UI). Kebanyakan mitra Gofood, 81 UMKM dengan klasifikasi usaha mikro dan kecil, menghasilkan rata-rata omzetnya Rp300 juta pertahun dengan masuk ke Gofood,” ungkapnya.(*)


BACA JUGA