Pembukaan Jakarta Travel Fair (JTF) 2019 di Makassar

Pasarkan Wisata Jakarta, JTF 2019 Hadir di Makassar

Rabu, 23 Oktober 2019 | 23:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Saat ini trend pariwisata terus berkembang secara global. Menariknya, trend ini tidak hanya berbicara tentang obyek wisata namun sudah bergeser menjadi sebuah gaya hidup.

Perkembangan produk-produk destinasi wisata yang lebih menonjolkan sisi kreatifitas dan inovasi produk, serta peningkatan pelayanan ysng memiliki standar tinggi untuk memanjakan wisatawan terus dikembangkan oleh pelaku usaha pariwisata dimanapun, termasuk Jakarta.

Tahun ini, Jakarta Travel Fair (JTF) kembali hadir sebagai salah satu inovasi strategi pemasaran pariwisata. Kegiatan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2008 ini akan hadir di Trans Studio Mall Makassar dari tanggal 25-27 Oktober 2019.

Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jakarta mengatakan, kegiatan yang sudah 8 kali terlaksana sejak 2008 ini berlangsung di 4 kota tahun ini, yaitu Medan, Pontianak, Samarinda, dan Makassar. Makassar menjadi pilihan karena turis domestik dari Makassar yang terbang ke Jakarta terbilang besar.

“Kita lihat potensi turis Makassar ke Jakarta termasuk paling banyak. Flight saja sekitar 50 flight sehingga ini menjadi peluang yang cukup besar untuk menambah arus wisatawan dari Makassar ke Jakarta. Tak hanya pasar utama ini, kami juga membidik pasar-pasar lain yang sedang berkembang, tapi sampai saat ini Makassar masih menjadi pasar terbesar untuk turis ke Jakarta,” ungkapnya.

JTF 2019 merupakan bentuk sinergi promosi wisata antara pemerintah dan swasta dengan peran dan kontribusi yang saling menguntungkan. Pemerintah sebagai regulator penentu kebijakan serta swasta sebagai operator yang berhadapan langsung dengan wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel yang diwakili oleh Ahmad menyampaikan harapannya agar event ini akan tetap berlangsung ke depannya sehingga Pemerintah Provinsi Sulsel bisa sharing dengan Pemerintah DKI Jakarta mengenai pariwisata.

“Kami harapkan dengan kegiatan ini bisa memberikan angin segar untuk kepariwisatan kita dan mudah-mudahan kita bisa menjadikan contoh ke depannya,” harapnya.(*)