Pernah Berlawanan, Danny Pomanto Yakin Bersama PAN di Pilwali 2020

Minggu, 27 Oktober 2019 | 10:47 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Bakal calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengembalikan formulir di Deks Pilkada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar, pada Sabtu (27/10/2019).

Dia dan rombongan disambut oleh Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid, Ketua Deks Pilkada PAN Makassar Irwan Tahir, beserta jajaran pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Makassar.

muhammad-ismak

Usai mengembalikan formulir, Danny yang dikonfirmasi tidak menepis bahwa pada Pilwali Makassar 2018 lalu, dirinya tidak bersama PAN. Meski begitu, dia mengakui bahwa ada hubungan emosional yang terus berjalan.

“Inilah politik, kami (PAN) dekat, tapi proses politik itu mencari jalanya sendiri. Kemarin kami sangat dekat, ternyata PAN tidak mendukung kami tapi bukan berarti memisahkan jarak, tidak. di parlemen justru PAN yang mendukung kami. beginilah politik. maka ada seni berpolitik, dan itu kami rasakan di PAN. kami satu visi, satu semanagat tapi berbeda ruang, kami berharap kedepan bisa bersama PAN,” kata Danny Pomanto.

Olehnya, Danny Pomanto mendaftar secara secara prosedural di PAN. Dia juga mengaku serius mengawal arah dukungan partai berlambang matahari itu.

“PAN punya prosedur dan proses internal penentuan keputusan secara bertingkat. makanya kita secara bertingkat harus punya dan memberikan keyakinan-keyakinan, terhadap komitmen masa depan walaupun itu sudah kita buktikan sebenarnya,” kata DP, akronim nama Danny Pomanto.

Dia meyakini Pilwali Makassar 2020 akan jauh lebih baik ke depan. Apalagi ada kepentingan lokal dan nasional yang kemungkinan akan memancing rivalitas. Hal ini dikarenakan Kota Makassar sudah berkembang seperti di DKI Jakarta dan Jawa Timur.

“Liat saja nanti. Menarik Makassar ini langsung bersinggungan dengan kepentingan nasional dan Makassar saking majunya sama dengan DKI jakarta, Jatim, langsung bersinggungan dengan kepentingan nasional, sehingga keputusan itu walau muatannya lokal, tapi melibatkan nasional,” tandasnya.(*)


BACA JUGA