Jembatan Salohe-Aska Kabupaten Sinjai
#

Jembatan Salohe-Aska Kabupaten Sinjai Akan Dibangun Pemda

Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

SINJAI, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten Sinjai bakal merealisasikan harapan warga setelah puluhan tahun terisolir.

Kini masyarakat di dua kampung yang hanya dibatasi sungai antara Dusun Bua-bua, Desa Salohe Kecamatan Sinjai Timur dengan Dusun Jennae, Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan akhirnya bisa bernapas lega. 

pt-vale-indonesia

Pasalnya Pemkab Sinjai melalui Dinas PUPR direncanakan untuk membangun jembatan yang menghubungkan kedua kampung tersebut. 

Selama ini, sabang harinya warga kedua kampung menjadikan ruas ini sebagai alternatif perlintasan. Hanya saja kendala terberat yang di rasakan warga setempat karena harus melintasi sungai dengan debit air yang cukup deras ketika musim hujan. 

Sehingga penting sekali untuk menyiapkan prasarana transportasi berupa jembatan dari pemerintah.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai, Nazaruddin Taha mengatakan rencana pemerintah untuk membangun jembatan ruas Pakkita-Kalamisu akan segera dilaksanakan.

“Jika tak ada aral melintang November proses lelangnya akan segera dillakukan. Insya Allah sekitar awal 2020 pengerjaannya bisa di mulai,” kata Nazaruddin.

Hal yang sama juga dikemukakan Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR, Agus Zainal. Proyek yang memiliki spesifikasi rangka baja itu memiliki panjang 41 meter dan lebar 7 meter.

“Kita berharap Januari tahun depan salah satu mega proyek yang akan dikerjakan itu bisa tercapai. Yang pasti harapan pemerintah dengan dibangunnya jembatan ini perekonomian masyarakat bisa lebih meningkat dan akses warga lebih mudah. Semoga dengan total anggaran yang dikucurkan, pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu ini memberikan histori tersendiri bagi warga,” kuncinya.

Terpisah, Kepala Desa Aska Arifuddin mengaku bersyukur dan terharu adanya rencana Pemkab Sinjai untuk membangun infrastruktur jembatan yang dilakukan Bupati A Seto Gadhista Asapa. Setidaknya sudah menjawab impian yang diinginkan warga selama ini.

“Jujur, kasian warga apalagi anak-anak kalau mau pergi sekolah. Apalagi kebanyakan yang ingin pergi sekolah ke SMP Tondong harus mutar arah, itupun lewat jembatan gantung yang kondisinya sudah reyot. Nah, dengan adanya jembatan ini nantinya akses anak-anak ke sekolah dan aktivitas warga apalagi banyak hasil bumi yang harus mereka pasarkan ke kota tidak lagi kesulitan,” tuturnya.

Senada dengan Arifuddin, Muhtar salah seorang warga Jennae pun berharap disamping memudahkan akses kendaraan baik roda 2 maupun 4, tak kalah pentingnya kemudahan terhadap lalu lintas ekonomi di dusun serta desa disekitarnya dipastikan lancar.

“Insya Allah dengan dibangunnya jembatan ini, taraf perekonomian warga baik di Dusun Jennae dan Bua-bua bisa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Muhtar mengaku bersyukur atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Sinjai khususnya di bawah kepemimpinan A Seto Gadhista Asapa dan Hj A Kartini Ottong sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat ini yang ternyata punya harapan besar terhadap mimpi warga untuk memiliki akses jembatan.

“Selama ini, warga kerap mengeluh karena tidak adanya jembatan penghubung. Hasil pertanian masyarakat setempat yang harusnya diangkut untuk dijual di pasar yang ada di pusat kota Sinjai, kami hanya bisa pasrah dengan kondisi yang ada. Namun dengan terbukanya akses itu nantinya, tingkat perekonomian di kampung kami ada perubahan. Sekali lagi kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Sinjai A Seto Gadhista Asapa semoga jembatan tersebut secepatnya dibangun,” tambah Sabil warga lain di Dusun Jennae.

Data Dinas PUPR Sinjai menyebutkan jika Pemerintah Kabupaten Sinjai tidak berhenti sampai di situ saja, namun semakin membuka diri lebih jauh ke pelosok untuk memaksimalkan pembangunan baik itu pembangunan jalan dan jembatan baru.

“Selain pembangunan jembatan Pakkita-Kalamisu Pemkab juga akan membangun 5 paket masing-masing pembangunan jembatan Sungai Laboro di Manimpahoi, Sinjai tengah, jembatan ruas Batu Leppa, ruas Barukang III dan Barukang V yang lokasinya berada di kota Sinjai,” tambah Kabid Bina Marga, Agus Zainal.(*)