Tim Teknis dari World Bank meninjau langsung pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) di Kabupaten Gowa

Tinjau Langsung Program KotaKu di Gowa, Tim World Bank: Kami Kagum dan Terkesan

Jumat, 01 November 2019 | 21:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Tim Teknis dari World Bank meninjau langsung pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KotaKu) di Kabupaten Gowa. Setelah meninjau selama dua hari, salah satu tim Spesialis Infrastruktur World Bank, Muhammad Khalik Rizki mengaku kagum dan terkesan terhadap pelaksanaan program KotaKu di Kabupaten Gowa.

“Kita dua hari ini di Gowa turun langsung melihat, mempelajari dan mengevaluasi terus terang sangat kagum dan terkesan atas implementasi KotaKu ini, selain infrastruktur yang sudah baik, juga aspek sosial sudah baik atau kehidupannya lebih baik dan lebih sering berinteraksi dengan masyarakat sekitar mereka,” ungkapnya, di Ruang Rapat Bappeda Gowa, Jumat siang (1/11/2019).

muhammad-ismak

Tak hanya itu, tim World Bank juga menyebutkan bahwa Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) juga sangat baik dan memiliki potensi pengembangan untuk kedepannya karena telah memiliki pembukuan yang cukup lengkap termasuk pencatatan keuangan baik pemasukan, pengeluaran hingga catatan simpanan.

“KPP ini sudah sangat baik dan perlu mendapat dukungan untuk kegiatan pemeliharaan. Bahkan BKM dan konsultan di lapangan cepat tanggap dalam melakukan perbaikan data,” tambahnya.

Walaupun demikian, Khalik Rizki tetap memberikan beberapa catatan untuk kebaikan Kotaku ke depan. Salah satunya mengenai survei toko merupakan cara mendapatkan harga terbaik atau murah untuk pembangunan dengan minimal mensurvei tiga tempat.

“Isi proposal sudah bagus artinya sesuai dengan realisasi yang ada di lapangan, seperti investasi, luas kumuh, hanya saja sebaiknya mensurvei tiga toko untuk pembandingan harga untuk pengerjaan pengeboran, vertical garden, gazebo dan pembangunan lainnya,” jelas Khalik Rizki.

Olehnya dirinya berharap, usai pemaparan tersebut Pihak Pemkab Gowa bersama Kotaku tetap mempertahankan sinergitas demi perbaikan untuk kedepannya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Muchlis mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan tersebut. Bahkan ia mengaku akan segera menindaklanjuti catatan-catatan yang diberikan untuk perbaikan KotaKu.

“Terima kasih atas kunjungannya, kami sangat bangga atas kunjungan ini apalagi Gowa salah satu dari dua kabupaten terpilih di Indonesia yang dikunjungi, insya Allah setelah ini kami akan tindaklanjuti bersama tim Korkot,” katanya.

Muchlis juga mengungkapkan bahwa kehadiran Kotaku di Gowa memiliki manfaat yang sangat besar baik pemerintah maupun masyarakat. Karena program tersebut menyentuh wilayah-wilayah kumuh yang ada di perkotaan. Sehingga melalui program ini kawasan-kawasan yang tadinya kumuh menjadi tertata dan lebih indah.

Sekadar diketahui tim World Bank berkunjung ke Gowa selama dua hari sejak Kamis (31/10/2019) kemarin hingga hari ini, dengan mendatangi tiga kelurahan implementasi KotaKu yakni Kelurahan Katangka, Kelurahan Tombolo, dan Kelurahan Paccinongan

Kehadirannya di Gowa ingin melihat secara langsung keberhasilan yang dicapai Gowa melalui program Kotaku dengan mengunjungi lokasi kegiatan tersebut. Baik itu program Kotaku Tahun 2018 maupun tahun 2019 yang sedang berjalan.

Sementara di akhir pemaparan, tim World Bank, OSP 9 Sulsel, KotaKu Gowa, Sekda Gowa,Kepala Bappeda, dan Kadis Perkimtan menandatangani berita acara terkait hasil temuan di lapangan dan dilanjutkan dengan foto bersama.(*)


BACA JUGA