Lintang Dyah Ayu Pangukir gadis asal Lembangloe, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto ini berhasil mendapatkan beasiswa Kedokteran Yunnan Normal University of China

Lintang, Gadis Asal Jeneponto Dapat Beasiswa Kedokteran di China

Rabu, 13 November 2019 | 13:36 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

JENEPONTO, GOSULSEL.COM — Lintang Dyah Ayu Pangukir gadis asal Lembangloe, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto ini berhasil mendapatkan beasiswa Kedokteran Yunnan Normal University of China.

Kepada Gosulsel.com, Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nuriyah Jeneponto ini mengaku sudah mempersiapkan sebelumnya untuk ikut seleksi penerimaan beasiswa tersebut. Menurutnya selama satu tahun terakhir ini ia mempersiapkan semua persyaratan.

muhammad-ismak

“Jadi awalnya dapat referensi dari senior untuk kuliah di sana, kemudian diarahkan untuk mengikuti prosedur pendaftaran, mulai dari awal bulan 11 tahun 2018. Saya mempersiapkan semua berkas-berkas yang dibutuhkan,” kata Lintang sapaan akrabnya.

Beberapa persyaratan yang ia persiapkan selama satu tahun terakhir ini seperti Medical Cek Up, Surat Kelakuan Catatan Kepolisian (SKCK), dan Passport dan surat rekomendasi termasuk penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin.

Untuk Bahasa Inggris dan Mandarin, anak dari pasangan Darmanto dan Harsini ini mengaku tidak merasa kesulitan. Pasalnya, selama kurang lebih enam tahun di pesantren ia tekun mempelajari kedua bahasa tersebut.

“Yakin sih tidak terlalu. Tapi waktu proses seleksi tetap berkhitar dan berdoa dan Alhamdulillah hasilnya sesuai yang diharapkan. Insyaallah bisa, karena sebelumnya memang sudah belajar dari bangku sekolah, baik Bahasa Inggris maupun Mandarin,” jelasnya.

Anak pertama dari empat bersaudara ini juga mengaku bahwa dirinya bukan satu-satunya Alumni Ponpes An-Nuriyah Jeneponto yang berhasil kuliah di luar negeri. Namun ia mengungkapkan sudah banyak alumni-alumni Ponpes An-Nuriyah yang kuliah di China.

“Alhamdulillah senang sekali bisa kuliah di sana, saya ucapkan terima kasih kepada orang tua saya, guru-guru saya dan orang-orang di sekitar saya yang sudah mensupport saya sampai sekarang ini,” ucap gadis yang hobi bercerita dan memasak.

Sementara untuk keberangkatannya untuk melanjutkan pendidikan ke negera yang dikenal sebagai negeri tirai bambu tersebut yaitu pada Kamis besok tanggal 14 November 2019. Gadis Jeneponto, 7 September 2001 ini rencana akan didampingi oleh kedua orang tuanya.(*)